Indonesia perluas bebas visa Kazakhstan untuk dorong pariwisata dan perdagangan
Kebijakan bebas visa bagi warga Kazakhstan mulai berlaku di Indonesia pada 9 Juli 2026, menambah instrumen baru dalam penguatan hubungan ekonomi kedua negara. Langkah resiprokal ini menyusul akses bebas visa yang lebih dulu diberikan Kazakhstan kepada warga Indonesia dan diproyeksikan mendukung pariwisata, perdagangan, investasi, serta mobilitas pendidikan.
Sorotan
- Indonesia memperluas bebas visa untuk Kazakhstan mulai Juli 2026 guna mendorong arus pariwisata, perdagangan, dan investasi bilateral.
- Perdagangan bilateral Indonesia-Kazakhstan diproyeksikan meningkat hingga sekitar U.S.2 miliar dalam tiga sampai lima tahun ke depan didukung perjanjian dagang dan forum ekonomi.
- Kazakhstan, bersama Turki, Brasil, Peru, Makau, dan Belarus, kini resmi masuk daftar negara bebas visa Indonesia, membuka peluang ekspansi ekonomi lintas kawasan.
Rangkaian kerja sama ekonomi bilateral
Seperti dilaporkan Kompas.com, Duta Besar RI untuk Kazakhstan dan Tajikistan Fadjroel Rachman menyatakan kebijakan bebas visa ini menjadi salah satu puncak capaian kerja sama bilateral Indonesia dan Kazakhstan. Ia menilai kebijakan tersebut mendorong arus pariwisata, perdagangan, dan investasi antara Asia Tenggara dan Asia Tengah.Dalam keterangannya pada Selasa, 14 Juli 2026, Fadjroel mengatakan Kazakhstan sebelumnya sudah lebih dulu memberlakukan bebas visa bagi warga Indonesia. Menurut dia, kombinasi sejumlah perjanjian dan forum ekonomi yang telah berjalan berpotensi meningkatkan perdagangan bilateral Indonesia-Kazakhstan hingga sekitar U.S.2 miliar dalam tiga sampai lima tahun mendatang.
Pada Desember 2025, kedua negara menandatangani Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Eurasian Economic Union, yang mencakup Kazakhstan, Rusia, Belarus, Armenia, dan Kirgistan. Pada Mei 2026, Indonesia dan Kazakhstan juga menjalankan Joint Committee on Economic Commission, disusul kunjungan kerja serta pertemuan bilateral Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta dengan Menteri Luar Negeri Kazakhstan Yermek Kosherbayev di Astana pada Juni 2026.
Pada Juli 2026, kedua pihak juga menandatangani perjanjian kerja sama industri. Fadjroel mengajak warga Kazakhstan berkunjung ke Indonesia untuk berwisata, berdagang, berinvestasi, atau menempuh pendidikan, sembari mendorong warga Indonesia memperluas interaksi dengan Kazakhstan.
Dampak bagi pariwisata dan arus investasi
Kebijakan ini berjalan seiring langkah pemerintah memperluas daftar negara yang memperoleh fasilitas Bebas Visa Kunjungan melalui Peraturan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor 10 Tahun 2026. Aturan itu menambahkan Kazakhstan bersama Turki, Brasil, Peru, Makau, dan Belarus sebagai negara atau wilayah yang warganya dapat masuk ke Indonesia dengan fasilitas tersebut.Pemerintah menyebut penambahan daftar itu sebagai langkah strategis untuk mendorong sektor pariwisata, investasi, dan hubungan bilateral, dengan tetap berlandaskan prinsip kehati-hatian dan selektivitas. Bagi Indonesia, masuknya pelancong dan pelaku usaha dari Kazakhstan berpotensi memperluas belanja wisata, koneksi dagang, serta penjajakan investasi lintas kawasan.
Dalam konteks yang lebih luas, bebas visa memberi sinyal bahwa Indonesia dan Kazakhstan sedang memperdalam hubungan ekonomi formal melalui perdagangan, industri, dan mobilitas manusia. Jika realisasi kunjungan dan transaksi bisnis meningkat, kebijakan ini dapat memperkuat posisi Indonesia dalam membangun akses pasar ke kawasan Asia Tengah.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang dialog ekonomi Indonesia-Turkmenistan, kami mengulas pertemuan bilateral di Jakarta yang membahas peluang peningkatan perdagangan, investasi, promosi dagang, dan kemitraan antarpelaku usaha. Indonesia juga mengundang pemerintah serta pelaku usaha Turkmenistan untuk berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia 2026 sebagai upaya memperluas jejaring dan membuka akses promosi serta penjajakan investasi. Langkah ini menegaskan dorongan Indonesia memperdalam keterlibatan ekonomi dengan mitra Asia Tengah melalui forum pemerintah dan bisnis yang berorientasi hasil.
Berita Trade Deals Terbaru
- Forex
- Crypto