Prabowo dorong proyek LNG Abadi Masela jalankan skema saling menguntungkan bagi investor dan Indonesia
Dalam percepatan proyek strategis energi di Maluku, Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa pengembangan LNG Abadi Masela harus memberi keuntungan yang adil bagi investor dan Indonesia. Penegasan itu disampaikan saat groundbreaking proyek di Kepulauan Tanimbar pada Kamis, 16/7/2026, di tengah dorongan pemerintah untuk memperkuat industrialisasi nasional.
Sorotan
- Prabowo menegaskan investor dalam proyek LNG Abadi Masela harus memperoleh keuntungan agar kemitraan tetap sehat dan berkelanjutan.
- Pemerintah meminta pelaksanaan proyek LNG Abadi Masela berbasis skema saling menguntungkan demi kepentingan investor dan masyarakat Indonesia.
- LNG Abadi Masela diharapkan memperkuat sektor energi, mendorong industrialisasi, dan meningkatkan peran ekonomi kawasan Kepulauan Tanimbar dan Maluku.
Arahan pemerintah pada proyek Masela
Seperti diberitakan Kompas.com, Prabowo menyatakan para investor dalam proyek LNG Abadi Masela harus memperoleh keuntungan agar kemitraan tetap sehat dan berkelanjutan. Dalam pidato virtual yang ditayangkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, ia mengatakan Indonesia sebagai negara yang memiliki harga diri tidak boleh membuat mitra merasa tidak puas atau mengalami kerugian.Ia juga menegaskan pemerintah memikul tanggung jawab kepada masyarakat Indonesia, sehingga manfaat proyek tidak hanya berhenti pada kepentingan investor. Karena itu, proyek tersebut diminta dijalankan sebaik-baiknya dengan dasar saling menguntungkan bagi semua pihak.
Dampak bagi industrialisasi dan sektor energi
Prabowo menyatakan Indonesia ingin menjadi bangsa yang produktif dan mampu menghasilkan berbagai produk industri dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki. Ia menambahkan Indonesia juga memiliki kapasitas sumber daya manusia untuk mendukung cita-cita menjadi negara industri dan negara modern.Pernyataan itu menempatkan LNG Abadi Masela sebagai bagian dari agenda yang lebih luas dalam penguatan sektor energi dan pembangunan ekonomi nasional. Bagi kawasan Kepulauan Tanimbar dan Maluku, proyek ini berpotensi menjadi penopang aktivitas industri sekaligus memperluas peran daerah dalam rantai nilai energi Indonesia.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang jadwal groundbreaking proyek LNG Abadi Masela di Kepulauan Tanimbar, kami membahas dimulainya fase konstruksi setelah pengembangan panjang sejak kontrak 1998. Kami juga menyoroti skala proyek dan target produksinya, sekaligus menekankan bahwa tahap ini baru awal pembangunan fisik yang diharapkan memicu efek lanjutan bagi industri energi, UMKM, dan penyerapan tenaga kerja lokal di Indonesia Timur.
Berita Natural Gas Terbaru
- Forex
- Crypto