Kementerian Pertanian percepat tindak lanjut keluhan pupuk dan harga telur di Malang
Pertemuan pemerintah dengan petani dan peternak di Kabupaten Malang mendorong percepatan respons atas persoalan pupuk bersubsidi, alsintan, dan tekanan harga telur. Langkah ini juga mencakup arahan verifikasi e-RDKK, dukungan alat pertanian, serta evaluasi mekanisme perlindungan bagi peternak unggas.
Sorotan
- Kementerian Pertanian mempercepat verifikasi e-RDKK dan distribusi pupuk bersubsidi, memastikan bantuan alat mesin, drone, serta traktor untuk Kabupaten Malang, 17/7/2026.
- Peternak ayam petelur di Malang alami tekanan akibat penurunan harga telur dan kenaikan biaya pakan, meski harga mulai membaik dalam beberapa bulan terakhir.
- Pemerintah menyiapkan mekanisme perlindungan peternak dan memaksimalkan peran HKTI untuk pengawasan harga pupuk, pelaporan irigasi, serta distribusi bantuan sektor pangan.
Tindak lanjut bantuan dan verifikasi lapangan
Seperti disampaikan Kementerian Pertanian Indonesia, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menindaklanjuti langsung keluhan petani dan peternak dalam dialog bersama masyarakat dan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia di Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Jumat, 17/7/2026. Dalam forum itu, ia meminta penyuluh pertanian memverifikasi petani yang belum masuk sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok, atau e-RDKK, agar yang memenuhi syarat segera memperoleh pupuk bersubsidi.Ia menegaskan pupuk bersubsidi harus tersalurkan tepat sasaran karena merupakan barang milik negara, sehingga penyimpangan dalam distribusi tidak dapat ditoleransi. Selain persoalan pupuk, jajaran kementerian juga diminta menindaklanjuti kebutuhan sarana produksi, termasuk usulan bantuan alat mesin pertanian yang sesuai dengan kondisi lahan setempat.
Dalam pembahasan dukungan modernisasi pertanian, Sudaryono menyetujui bantuan satu unit drone pertanian dan satu unit traktor. Dukungan itu disampaikan setelah ada masukan mengenai kebutuhan teknologi untuk menarik minat generasi muda masuk ke sektor pertanian.
Dampak bagi peternak dan agenda stabilisasi pasar
Keluhan peternak ayam petelur juga menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut, terutama terkait turunnya harga telur dalam beberapa bulan terakhir dan kenaikan biaya pakan yang menekan margin usaha. Meski harga mulai membaik, pemerintah menilai diperlukan mekanisme yang lebih kuat agar tekanan serupa tidak terus berulang.Sudaryono mengatakan pemerintah telah menjadikan perlindungan peternak sebagai perhatian serius, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat kabinet untuk menyiapkan mekanisme bersama Kementerian Pertanian dan Menko Pangan. Menurutnya, tantangan sektor unggas saat ini bukan lagi sekadar meningkatkan produksi, melainkan menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan agar usaha peternak tetap menguntungkan.
Ia juga meminta HKTI berperan lebih aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawasi pelaksanaan program, termasuk pelaporan harga pupuk di atas ketentuan, kerusakan irigasi, jalan usaha tani, dan bantuan yang tidak sampai ke penerima. Pemerintah, katanya, ingin setiap kebijakan pertanian dan peternakan memberi penyelesaian nyata di lapangan agar produktivitas dan kesejahteraan pelaku usaha pangan tetap terjaga.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang pendampingan TNI pada sektor pertanian, kami mengulas klaim kontribusi TNI lintas matra terhadap target produksi pangan nasional 2026, mulai dari beras hingga tebu dan kedelai. Kami juga menyoroti pembagian fokus pendampingan tiap matra serta penekanan pemerintah pada peningkatan produktivitas dan hilirisasi untuk memperkuat agenda swasembada pangan.
Berita Bank Indonesia Terbaru
- Forex
- Crypto