BNI dorong adopsi layanan digital lewat Jatinangor Music Fest 2026

BNI dorong adopsi layanan digital lewat Jatinangor Music Fest 2026
BNI dorong digitalisasi kampus

BNI memperluas pendekatan pemasaran dan akuisisi nasabah digital dengan hadir di Jatinangor Music Fest IKA Unpad 2026 pada 19 September 2026. Langkah ini mempertegas fokus perseroan untuk mendekatkan layanan perbankan digital kepada mahasiswa, alumni, dan masyarakat di tengah pertumbuhan transaksi kanal digital pada semester I-2026.

Sorotan

  • BNI memperkenalkan aktivasi layanan digital dan promosi pembukaan rekening lewat wondr by BNI pada Jatinangor Music Fest sebagai bagian dari Homecoming Festival IKA Unpad 2026.
  • Hingga semester I-2026, transaksi melalui wondr by BNI dan BNIdirect mencapai Rp 6.997 triliun, menyoroti kontribusi dominan kanal digital pada aktivitas finansial.
  • wondr by BNI meraih 15,1 juta pengguna dengan 1,1 miliar transaksi senilai Rp 958 triliun, sementara BNIdirect memiliki 279.700 pengguna dan 789 juta transaksi Rp 6.039 triliun per Juni 2026.

Aktivasi festival untuk akuisisi nasabah digital

KONTAN melaporkan, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menghadirkan berbagai aktivitas dan layanan digital dalam Jatinangor Music Fest yang menjadi bagian dari rangkaian Homecoming Festival IKA Unpad 2026. Di area festival, pengunjung dapat mengenal lebih dekat layanan perbankan digital BNI, membuka rekening melalui wondr by BNI, serta memanfaatkan sejumlah program transaksi yang disiapkan perseroan.

Manajemen BNI dalam keterangannya pada Minggu, 20 September 2026, menyatakan kehadiran perseroan di ajang tersebut menjadi bagian dari dorongan transformasi layanan dan kolaborasi dengan menghubungkan layanan digital, transaksi, dan aktivitas komunitas dalam satu momentum. Perseroan menilai rangkaian program itu mendukung upaya untuk hadir lebih dekat dengan mahasiswa, alumni, dan masyarakat melalui solusi transaksi yang praktis.

Respons pengunjung juga menunjukkan daya tarik pendekatan ini. Hanif, mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, menyatakan proses pembukaan rekening melalui wondr by BNI berlangsung mudah setelah memindai KTP dan membuat kata sandi. Pengunjung lain, termasuk Saria dan Amara, tertarik mengunjungi booth setelah melihat aktivitas promosi dan program transaksi di lokasi acara.

Pertumbuhan transaksi menopang strategi BNI

BNI terus mengandalkan kanal digital untuk mendorong pertumbuhan bisnisnya. Hingga semester I-2026, nilai transaksi melalui wondr by BNI dan BNIdirect mencapai Rp 6.997 triliun, mencerminkan peran kanal digital yang semakin besar dalam aktivitas finansial nasabah ritel maupun wholesale.

Di segmen ritel, wondr by BNI mencatat 15,1 juta pengguna hingga semester I-2026, dengan 1,1 miliar transaksi senilai Rp 958 triliun. Sementara di segmen wholesale, BNIdirect memiliki 279.700 pengguna dengan 789 juta transaksi senilai Rp 6.039 triliun.

Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena menyatakan pengembangan digital BNI tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemudahan layanan, tetapi juga memperluas hubungan dengan nasabah dan membuka peluang pertumbuhan bisnis baru. Menurut dia, pertumbuhan transaksi pada wondr by BNI dan BNIdirect menunjukkan platform digital semakin menjadi bagian penting dari aktivitas finansial nasabah.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang pertumbuhan transaksi pembayaran digital di perbankan Indonesia, kami mengulas lonjakan pembayaran digital nasional hingga Juli 2026 yang mendorong bank memperluas layanan dan ekosistem digital. Kami juga menyoroti bagaimana BTN dan Bank Mandiri meningkatkan frekuensi transaksi melalui aplikasi mereka untuk memperkuat keterikatan nasabah serta mendorong pendapatan berbasis komisi.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.