BSI targetkan transaksi expo 2026 capai Rp 4 triliun di Jakarta

BSI targetkan transaksi expo 2026 capai Rp 4 triliun di Jakarta
BSI bidik Rp 4T 2026

PT Bank Syariah Indonesia Tbk menargetkan nilai transaksi BSI International Expo 2026 mencapai Rp 4 triliun, seiring perubahan fokus acara untuk memperbesar transaksi produk lokal di pasar domestik. Target itu naik dua kali lipat dari realisasi sekitar Rp 2 triliun pada tahun lalu dan diarahkan untuk memperluas dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Sorotan

  • BSI menargetkan transaksi expo 2026 sebesar Rp 4 triliun di Jakarta, dua kali lipat dari capaian tahun lalu.
  • Expo 23-25 Oktober 2026 menghadirkan 426 tenant sektor industri halal yang telah dikurasi dengan fokus menarik konsumen generasi muda.
  • BSI International Expo memperbesar porsi transaksi domestik dan menyediakan business hub untuk UMKM memperluas pasar nasional dan internasional.

Strategi expo dan target transaksi

Seperti dilaporkan KONTAN Indonesia, BSI mengubah konsep BSI International Expo 2026 dengan lebih menitikberatkan transaksi lokal agar manfaat pameran lebih langsung dirasakan UMKM. Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan business matching dengan mitra luar negeri tetap dipertahankan, tetapi porsi transaksi domestik diperbesar karena lebih mudah diakses oleh lebih banyak pelaku usaha.

Ia mengatakan skema ekspor melalui business matching tetap bermanfaat untuk membuka peluang pasar internasional, tetapi cenderung hanya dapat dimanfaatkan perusahaan yang mampu memenuhi syarat pembeli global, termasuk kapasitas produksi dan kepastian pengiriman. Karena itu, BSI ingin memperluas manfaat pameran dengan mendorong pembelian langsung dari konsumen dalam negeri.

BSI menargetkan transaksi tahun ini mencapai Rp 4 triliun, atau dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Anggoro mengatakan sasaran utama perseroan adalah memastikan arus transaksi tersebut mengarah ke UMKM dan memperkuat perputaran ekonomi domestik.

Dampak bagi UMKM dan industri halal

Dalam gelaran 23-25 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center, BSI menghadirkan 426 tenant dari sektor industri halal, termasuk fesyen, kuliner, kecantikan, wisata halal, properti, emas, dan otomotif. Peserta pameran telah melalui proses kurasi, terutama untuk memilih produk yang diminati generasi muda dan memperkenalkan lebih banyak merek lokal kepada konsumen.

BSI International Expo 2026 mengusung tema Buy Local, Go Global dan turut menghadirkan Business Hub untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra dan pembeli melalui skema business-to-consumer dan business-to-business. Meski fokus pada transaksi domestik, perseroan tetap membuka ruang bagi UMKM untuk memperluas jejaring usaha dan menjajaki pasar internasional.

Anggoro mengatakan rangkaian pra-acara menunjukkan respons transaksi yang positif, termasuk pada kegiatan pembiayaan kendaraan melalui BSI OTO untuk motor dan mobil listrik serta pertemuan konsumen dengan pemilik produk lokal di BSI Tower. Selain transaksi produk lokal, expo ini juga menawarkan pembiayaan kendaraan dengan hadiah motor listrik, pembiayaan rumah dengan bonus furnitur, diskon program umrah, serta cashback BSI Tabungan Emas sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Dalam laporan kami sebelumnya tentang INACRAFT 2026 di Jakarta, kami mengulas pameran kerajinan yang mempertemukan produk kriya UMKM dengan calon pembeli sekaligus memperluas jejaring bisnis. Ajang bertema “Techno Craft” itu menonjolkan inovasi berbasis teknologi, produk ramah lingkungan, dan fesyen inklusif untuk memperkuat daya saing serta visibilitas produk lokal di pasar domestik maupun ekspor.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.