Layanan Google menghadapi pemadaman global: Penelusuran, YouTube terganggu
Layanan Google termasuk Search, YouTube, dan Gmail mengalami pemadaman yang meluas pada hari Kamis, yang mempengaruhi pengguna di seluruh Amerika Serikat, Eropa, dan beberapa bagian Asia.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Menurut Downdetector, yang melacak gangguan layanan, masalah ini dimulai sekitar pukul 12:45 siang waktu setempat dan dengan cepat menghasilkan lebih dari 400 keluhan pengguna.
Mayoritas laporan-sekitar 52%-mengenai masalah dalam mengakses Google Penelusuran, sementara 35% terkait dengan masalah akses situs web dan 13% terkait dengan kegagalan layanan lainnya. Pemadaman ini bersifat global dan tidak terkait dengan pembatasan pemerintah atau larangan internet, kata para analis.

Pemadaman Google yang dilaporkan dalam 24 jam terakhir. Sumber: Downdetector
Reaksi dan dampak pengguna
Gangguan ini memicu reaksi langsung di media sosial, di mana tagar #GoogleDown menjadi tren global. Beberapa pengguna memposting tentang kesulitan menyelesaikan tugas-tugas pekerjaan, sementara yang lain berspekulasi tentang kemungkinan penyebabnya, termasuk serangan siber. Seorang pengguna menulis: "Google menjadi gelap di beberapa bagian AS dan Eropa. Otak internet baru saja mengalami stroke, dan kita semua mengalami penyegaran seperti di tahun 2006."
Laporan pemadaman datang dari negara-negara termasuk Turki, Georgia, Kroasia, dan Serbia, dengan para pengguna mengonfirmasi gangguan melalui tes VPN. Komentar-komentar juga menyoroti ketergantungan yang besar pada layanan Google untuk tugas-tugas harian, dari otomatisasi email hingga akses web, menggarisbawahi dampak yang sangat luas dari downtime sementara.
Tanggapan Google dan langkah selanjutnya
Hingga berita ini diturunkan, Google belum mengeluarkan tanggapan resmi. Pemadaman dalam skala ini jarang terjadi pada perusahaan yang layanannya sangat penting bagi konsumen dan bisnis di seluruh dunia. Gangguan ini menyoroti kerentanan infrastruktur digital yang terpusat, terutama karena Google menangani miliaran permintaan pencarian setiap hari dan berfungsi sebagai tulang punggung komunikasi di tempat kerja.
Para pengamat industri akan mencermati penjelasan Google mengenai insiden ini dan apakah hal ini disebabkan oleh kegagalan teknis internal, pembaruan infrastruktur, atau gangguan eksternal. Untuk saat ini, para pengguna sedang menunggu kejelasan sambil mengandalkan alat alternatif untuk menjembatani gangguan tersebut.
Sebelumnya dilaporkan bahwa saham Alphabet mencapai rekor tertinggi $224 setelah kemenangan langka di pengadilan antimonopoli.
- Forex
- Crypto