Investasi Nvidia di OpenAI dan pengakuan Palestina: Bagaimana pasar bereaksi terhadap peristiwa-peristiwa utama hari ini

Investasi Nvidia di OpenAI dan pengakuan Palestina: Bagaimana pasar bereaksi terhadap peristiwa-peristiwa utama hari ini
Bagaimana peristiwa-peristiwa global memengaruhi pasar

Pada tanggal 22 September, agenda global berpusat pada isu Palestina. Beberapa negara Eropa mengakui Palestina, Italia dilanda protes massal, drone mengganggu bandara di Skandinavia, Donald Trump bersiap-siap untuk pertemuan dengan Xi Jinping, dan di AS, aliansi teknologi terbesar tahun ini ditandatangani ketika Nvidia dan OpenAI mengumumkan kesepakatan senilai $100 miliar. Bagaimana semua ini memengaruhi pasar?

Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.

Peristiwa-peristiwa penting hari ini

Pada Sidang Umum PBB, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan pengakuan Prancis atas Palestina dan berjanji untuk membuka kedutaan besar setelah para sandera dibebaskan dan gencatan senjata diberlakukan. Selain Prancis, Belgia, Luksemburg, Malta, dan Monako juga mengakui Palestina, dan menekankan dukungan mereka terhadap rakyat Palestina.

Sementara itu, ribuan orang turun ke jalan di Italia untuk memprotes operasi militer Israel di Gaza. Di Milan, demonstrasi meningkat menjadi bentrokan dengan polisi, yang menggunakan gas air mata dan meriam air, sementara penangkapan dilakukan. Para pekerja dermaga di Genoa, Trieste, dan Venesia memblokir pengiriman untuk mencegah Italia digunakan sebagai pusat transit pengiriman senjata.

Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, mengambil sikap tegas dengan menyatakan bahwa perang akan terus berlanjut hingga semua sandera dibebaskan dan Hamas dilenyapkan. Dia menolak pembicaraan solusi dua negara sebagai "teater yang terlepas dari kenyataan."

Malam harinya, ketegangan meningkat di Skandinavia ketika pesawat tak berawak tak dikenal melanggar wilayah udara di atas Kopenhagen dan Oslo. Bandara di kedua ibu kota tersebut ditutup sementara, penerbangan dibatalkan atau dialihkan, dan polisi menahan para tersangka di Norwegia serta melakukan operasi berskala besar di Denmark.

Di sisi diplomatik, hubungan AS-Tiongkok menarik perhatian. Duta Besar AS untuk RRT David Perdue mengatakan bahwa pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Xi Jinping, yang awalnya diharapkan pada musim gugur ini, kemungkinan baru akan terjadi tahun depan. Ia menekankan bahwa hubungan antara kedua pemimpin tersebut "sangat baik dan menggembirakan." Delegasi AS yang dipimpin oleh anggota parlemen dari Partai Demokrat Adam Smith bertemu dengan para pejabat China di Beijing untuk membahas kerja sama militer dan nasib TikTok.

Di bidang teknologi, sebuah perkembangan berskala global terjadi: Nvidia mengumumkan rencana untuk menginvestasikan hingga $100 miliar di OpenAI untuk membangun pusat data dengan kapasitas 10 gigawatt. Saham Nvidia melonjak hampir 4%, mengukuhkan status perusahaan ini sebagai bisnis paling bernilai di dunia.

Reaksi pasar

Pada hari Selasa, indeks-indeks saham Eropa dibuka lebih tinggi mengikuti rally di Wall Street. Indeks Euro Stoxx 50 berjangka naik 0,1%, CAC 40 Prancis dan DAX Jerman bertambah sekitar 0,2%, sementara FTSE 100 naik 0,1%.

Optimisme didorong oleh pengumuman Nvidia-OpenAI. Saham Nvidia naik 3,9% pada hari itu, sementara S&P 500, Nasdaq, dan Dow semuanya ditutup pada rekor tertinggi. Oracle melonjak 6% setelah perubahan kepemimpinan, dan Apple bertambah 4% karena penjualan iPhone yang kuat.

Sementara itu, harga minyak memperpanjang penurunannya selama lima hari berturut-turut. Pada 23 September, Brent turun 0,63% menjadi $66,15 per barel, sementara WTI turun 0,58% menjadi $61,92.

Emas menjadi safe haven utama bagi para investor. Emas spot stabil di $3,744.68 per ons setelah mencapai rekor $3,759.02.

Namun, pasar kripto menghadapi aksi jual besar-besaran. Menurut CoinGlass, hampir $2 miliar posisi dilikuidasi dalam satu hari, peristiwa terbesar tahun ini. Kapitalisasi pasar menyusut sebesar $150 miliar, dengan Bitcoin sempat turun di bawah $112.000 dan Ethereum di bawah $4.150. Kerugian terbesar berasal dari posisi long ETH dan BTC. Para analis melihat koreksi ini sebagai koreksi teknikal dan tidak melihat adanya tanda-tanda terobosan dalam tren bullish jangka panjang.

Harga Bitcoin juga mencatat penurunan harian tertajam di bulan September saat minggu baru dibuka, menandakan pergeseran sentimen setelah reli selama sebulan yang telah mendukung pertumbuhan yang stabil.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.