Pemulihan pascabencana Sumatera capai 96-98 persen di tiga provinsi
Pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mendekati tahap akhir setelah 11 bulan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi. Pemerintah menyatakan realisasi program sudah mencapai 96 hingga 98 persen meski prosesnya tetap menghadapi keterbatasan anggaran.
Sorotan
- Pemerintah menyelesaikan 96-98 persen rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga Oktober 2026.
- Selama 11 bulan pascabencana, pemerintah menerbitkan regulasi dan memprioritaskan anggaran untuk percepatan pemulihan di tiga provinsi Sumatera.
- Koordinasi lintas sektor dan dialog dengan gubernur mempercepat penyelesaian program pemulihan serta mengatasi hambatan di wilayah terdampak.
Progres pemulihan dan dukungan kebijakan
Seperti dilaporkan Kompas.com, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono menyampaikan bahwa mayoritas upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pemerintah di tiga provinsi Sumatera sudah terealisasi 96 hingga 98 persen. Pernyataan itu disampaikan seusai rapat di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin, 26 Oktober 2026, setelah ia menerima laporan dari para kepala daerah.Sugiono, yang juga memimpin Tim Pengarah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, mengatakan pemerintah terus melanjutkan pemulihan terlepas dari keterbatasan anggaran. Menurut dia, selama 11 bulan masa pascabencana, pemerintah telah menerbitkan berbagai regulasi dan menempatkan dukungan anggaran sebagai prioritas untuk menyelesaikan kondisi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pemerintah pusat dan daerah atas pelaksanaan program tersebut. Sugiono menilai pemerintah masih mampu menunaikan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat serta menangani persoalan di wilayah bencana di tengah berbagai tantangan.
Koordinasi daerah dan implikasi pelaksanaan
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan kunjungan itu merupakan peninjauan perdana Sugiono sebagai Menko PMK ke Posko Satgas PRR. Dalam rapat tersebut, Tito melaporkan perkembangan terbaru, kemajuan, hambatan, dan kebutuhan dukungan lebih lanjut untuk mempercepat penyelesaian program.Sugiono juga berdialog dengan tiga gubernur atau wakil gubernur dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Koordinasi ini diharapkan mempercepat pelaksanaan rehab rekon lebih lanjut, sekaligus menjaga penyelesaian program pemulihan lintas sektor di tiga provinsi terdampak.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang pemulihan pascabencana di Aceh Tengah, kami menyoroti fokus pemerintah daerah pada proyek infrastruktur kunci untuk memulihkan konektivitas dan perlindungan lingkungan. Liputan tersebut mencatat progres pembangunan jalan alternatif Angkup–Blang Merepah serta pembangunan TPA Mulie Jadi, sekaligus menggambarkan tantangan serapan anggaran transfer dan dana khusus yang menjadi penopang percepatan pemulihan di daerah.
Berita Public Services Terbaru
- Forex
- Crypto