Tweet tersebut telah dihapus oleh penulis.
Tapi kami menyimpan semuanya 🙂.
Charlie Bilello, kepala strategi pasar di Creative Planning, menyoroti kenaikan signifikan pada harga komoditas utama dan energi sejak dimulainya perang di Iran. Bahan
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
bakar jet memimpin dengan kenaikan 70%, diikuti oleh belerang yang naik 60%, minyak mentah Brent dan minyak pemanas yang masing-masing naik 52%, serta minyak mentah West Texas Intermediate yang naik 48%. Pergerakan lain yang menonjol meliputi kenaikan harga bensin sebesar 40%, gas alam Eropa naik 36%, dan indeks S&P 500 naik 4%. Sebaliknya, VIX turun 10%, menggambarkan tren yang berbeda antara komoditas dan volatilitas pasar.
Bilello sebelumnya melaporkan bahwa harga bahan bakar jet dan minyak mentah melonjak setelah perang di Iran dimulai. Dalam analisis terpisah, ia menemukan bahwa 59% saham AS mencatatkan kinerja yang lebih buruk daripada surat utang negara selama periode kepemilikannya. Data tersebut mencerminkan fokusnya yang berkelanjutan pada kinerja aset relatif dan komoditas.