IHSG turun 1,30 persen pada sesi I, tekanan jual membebani perdagangan BEI
Pelemahan pasar saham Indonesia berlanjut hingga sesi I perdagangan Jumat, dengan IHSG turun 1,30 persen ke level 5.031. Koreksi juga menjalar ke sejumlah indeks utama lain di Bursa Efek Indonesia, saat mayoritas saham bergerak melemah di tengah aktivitas transaksi senilai Rp383,5 miliar.
Sorotan
- IHSG turun 1,30 persen pada sesi I Jumat, diikuti LQ45 yang melemah 0,67 persen ke 511,829 dan IDX80 turun 1,05 persen ke 74,855.
- Tekanan jual meluas, dengan 383 saham melemah, 105 saham menguat, transaksi Rp383,5 miliar dan kapitalisasi pasar BEI Rp8.881 triliun.
- Samindo Resources Tbk. (MYOH) mencatat kenaikan tertinggi, naik 21,11 persen ke Rp1.090 di tengah koreksi pasar.
Pergerakan indeks dan aktivitas perdagangan sesi I
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, tekanan di pasar ekuitas domestik masih terlihat hingga pertengahan perdagangan Jumat, dengan penurunan tidak hanya terjadi pada IHSG tetapi juga pada beberapa indeks acuan lain di BEI. Indeks LQ45 turun 0,67 persen ke level 511,829, indeks IDXLQ45LCL melemah 0,83 persen menjadi 71,999, IDX30 terkoreksi 0,39 persen ke level 288,209, dan IDX80 turun 1,05 persen menjadi 74,855.Pergerakan mayoritas saham menunjukkan tekanan jual yang cukup luas. Sebanyak 383 saham melemah, sementara 105 saham menguat dan 475 saham tidak berubah.
Dari sisi aktivitas, nilai transaksi tercatat mencapai Rp383,5 miliar dengan volume 1,417 miliar saham. Frekuensi transaksi mencapai 44.200 kali, sedangkan kapitalisasi pasar BEI tercatat sebesar Rp8.881 triliun.
Dampak pelemahan pasar dan saham yang masih menguat
Penurunan serentak pada IHSG dan indeks-indeks utama mencerminkan sentimen negatif yang membebani perdagangan saham Indonesia pada sesi I. Kondisi ini juga menunjukkan bahwa tekanan tidak hanya terkonsentrasi pada kelompok saham tertentu, tetapi menjangkau pasar yang lebih luas.Meski demikian, masih ada emiten yang mencatatkan penguatan signifikan di tengah koreksi pasar. Samindo Resources Tbk. (MYOH) memimpin daftar top gainers setelah naik 21,11 persen ke level Rp1.090.
Dalam ulasan kami sebelumnya tentang pelemahan IHSG pada penutupan perdagangan Kamis, indeks jatuh 1,33% ke level 5.863 di tengah tekanan jual yang meluas, ketika mayoritas saham melemah dan seluruh indeks sektoral berada di zona merah. Artikel itu juga menyoroti aktivitas transaksi yang besar serta kontras pergerakan saham, dengan beberapa emiten masih mencatat penguatan tajam sementara sejumlah saham lain menjadi penekan terbesar.
Berita Stock indexes Terbaru
- Forex
- Crypto