Kementrans percepat sertifikasi lahan transmigrasi dan dorong pembangunan infrastruktur di Muna
Pemerintah pusat dan DPR RI memperkuat koordinasi pembangunan kawasan transmigrasi di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, seiring dorongan agar kebutuhan infrastruktur dan kesejahteraan warga segera dipetakan. Dalam rangkaian kunjungan kerja di daerah itu, Kementerian Transmigrasi juga menyerahkan 100 sertifikat hak milik kepada warga transmigran di Lokasi Raimuna sebagai bagian dari target sertifikasi yang berjalan hingga 2027.
Sorotan
- Kementrans menyerahkan 100 sertifikat hak milik kepada warga transmigran di Raimuna, Muna, dari target total 858 bidang hingga 2027.
- Sisa 758 sertifikat akan diterbitkan bertahap: 187 bidang diproses pada 2026 dan 571 bidang dianggarkan pada 2027 untuk menjamin kepastian hukum tanah.
- Percepatan sertifikasi lahan diharapkan memperkuat dasar hukum produktivitas ekonomi transmigran, namun pembangunan infrastruktur masih bergantung pada dukungan anggaran pusat.
Rencana sertifikasi dan kebutuhan kawasan transmigrasi
Seperti dilaporkan Kompas.com, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae mendorong Pemerintah Kabupaten Muna memanfaatkan kunjungan Sekretaris Jenderal Kementerian Transmigrasi Edy Gunawan beserta jajaran direktur untuk menyampaikan kebutuhan masyarakat di kawasan transmigrasi, terutama terkait pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan.Dalam agenda tersebut, Kementrans menyerahkan 100 sertifikat hak milik kepada warga transmigran di Lokasi Raimuna, Kabupaten Muna. Penyerahan simbolis dilakukan kepada 10 warga, sementara sertifikat lainnya dibagikan melalui kepala desa bersama Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja.
Ridwan mengatakan penerbitan sertifikat merupakan bentuk perhatian dan tanggung jawab pemerintah dalam memberikan kepastian hukum atas hak tanah warga transmigran. Menurut dia, kepastian hukum itu diharapkan menjadi fondasi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengembangan kawasan transmigrasi.
Edy Gunawan menjelaskan, dari target 858 bidang sertifikat hak milik untuk 286 kepala keluarga di Lokasi Raimuna, sebanyak 100 bidang telah diterbitkan pada 2025, lalu 187 bidang sedang diproses pada 2026, dan 571 bidang direncanakan untuk dianggarkan pada 2027. Ia menilai percepatan penyelesaian sertifikasi penting agar seluruh warga transmigran memperoleh kepastian hukum atas tanah yang menjadi haknya.
Dampak bagi pembangunan daerah dan usaha warga
Penyelesaian sertifikasi tanah diproyeksikan tidak hanya memberi kepastian hak, tetapi juga membuka dasar hukum bagi warga transmigran untuk mengembangkan usaha dan memperkuat kesejahteraan rumah tangga. Bagi kawasan transmigrasi, langkah itu menjadi penopang bagi pembangunan ekonomi lokal karena aset tanah yang jelas dapat mendukung aktivitas produktif masyarakat.Dalam pertemuan di Rumah Jabatan Galampano, Raha, Ridwan juga menekankan bahwa keterbatasan anggaran daerah membuat pemerintah daerah perlu lebih proaktif menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat untuk memperoleh dukungan pembangunan. Ia meminta organisasi perangkat daerah terkait, khususnya yang menangani infrastruktur, menyusun dan menyampaikan kebutuhan masyarakat secara terperinci agar dapat ditindaklanjuti melalui program yang lebih tepat sasaran.
Pertemuan itu dihadiri Wakil Bupati Muna Laode Asrafil, pimpinan DPRD, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah. Dorongan koordinasi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan kawasan transmigrasi di Muna masih bergantung pada sinkronisasi usulan daerah dengan dukungan anggaran dan program dari pemerintah pusat.
Dalam artikel kami sebelumnya, kami menyoroti kesenjangan antara visi kebijakan dan kapasitas birokrasi dalam menjalankan program prioritas pemerintah. Kami mengulas contoh hambatan operasional dan pengawasan pada Makan Bergizi Gratis, rendahnya tingkat koperasi desa yang benar-benar beroperasi, serta gangguan layanan energi yang menunjukkan pentingnya kesiapan administrasi, standar kerja, dan kepastian aturan agar layanan publik berjalan efektif.
Berita Real Estate Terbaru
- Forex
- Crypto