Prabowo jelaskan diplomasi luar negeri untuk dorong akses dagang Indonesia
Dalam dialog yang videonya dibagikan Sekretariat Presiden pada Minggu, Presiden Prabowo Subianto mengatakan perjalanan dinas luar negerinya ditujukan untuk menjaga ekonomi rakyat, terutama lapangan kerja. Ia menyebut keterlibatan langsung kepala negara diperlukan agar penjajakan kerja sama dengan negara sahabat bergerak lebih cepat dan memberi manfaat perdagangan bagi Indonesia.
Sorotan
- Prabowo menyebut lobi tingkat tinggi mempercepat kemajuan negosiasi CEPA antara Indonesia dan Uni Eropa setelah proses berlarut 10 tahun.
- Indonesia memperoleh tarif 0 persen untuk sejumlah barang ekspor ke Kanada dan Uni Eropa melalui perjanjian CEPA, memperluas akses pasar global.
- Diplomasi luar negeri diposisikan sebagai instrumen ekspansi pasar ekspor, menciptakan lapangan kerja, dan menjaga pertumbuhan sektor riil domestik.
Diplomasi dagang dan percepatan kesepakatan
Prabowo mengatakan para menteri tetap bekerja menjajaki kerja sama dengan negara lain, tetapi pada tahap akhir presiden kerap perlu turun langsung. Menurut dia, kehadiran kepala negara membantu membuka akses politik dan ekonomi yang mempercepat penyelesaian kesepakatan. Ia mencontohkan perundingan Indonesia dengan Uni Eropa terkait Comprehensive Economic Partnership Agreement, atau CEPA, yang menurutnya baru lebih lancar setelah lobi tingkat tinggi dilakukan. Prabowo juga menyebut perundingan itu berjalan panjang selama 10 tahun sebelum akhirnya menembus kemajuan.
Selain Uni Eropa, ia menyatakan Indonesia juga mendorong kerja sama perdagangan dengan Kanada melalui skema CEPA. Menurut Prabowo, pembukaan akses tersebut membuat sejumlah barang Indonesia memperoleh tarif 0 persen ke Kanada dan Uni Eropa. Ia menekankan bahwa agenda luar negeri yang dijalankannya bukan perjalanan seremonial, melainkan bagian dari upaya menjaga ruang usaha dan pekerjaan di dalam negeri.
Hubungan luar negeri dinilai penting bagi ekonomi nasional
Prabowo menilai dunia saat ini bergerak dalam kerangka geoekonomi, ketika hubungan antarnegara semakin menentukan tekanan dan peluang ekonomi. Karena itu, Indonesia perlu menjaga hubungan baik dengan banyak negara agar tidak menghadapi hambatan dalam kerja sama internasional. Ia juga menyoroti besarnya kekayaan sumber daya alam Indonesia yang sejak lama membuat negara ini menjadi tujuan kepentingan pihak lain.
Dalam konteks itu, Prabowo menegaskan pentingnya kehadiran Indonesia dalam berbagai forum internasional. Ia menyebut Indonesia merupakan anggota ASEAN, G20, dan Organisasi Kerja Sama Islam, sehingga undangan dari forum atau negara mitra perlu direspons secara aktif. Menurut dia, partisipasi tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga posisi Indonesia dalam perdagangan, investasi, dan hubungan ekonomi global.
Dampak bagi iklim usaha dan lapangan kerja
Pernyataan Prabowo menempatkan diplomasi luar negeri sebagai instrumen kebijakan ekonomi, terutama untuk memperluas pasar ekspor dan mengurangi hambatan dagang. Bagi pelaku usaha, kemajuan perjanjian dagang seperti CEPA dapat membuka akses pasar yang lebih kompetitif melalui penurunan tarif. Hal itu berpotensi mendukung sektor manufaktur, komoditas, dan industri berorientasi ekspor yang bergantung pada kepastian akses pasar.
Dari sisi domestik, penekanan pada pembukaan pasar luar negeri terkait langsung dengan agenda penciptaan lapangan kerja. Jika akses ekspor membaik dan hubungan ekonomi dengan mitra strategis tetap terjaga, permintaan terhadap produk Indonesia dapat meningkat. Dalam kerangka itu, perjalanan luar negeri presiden diposisikan sebagai bagian dari upaya menjaga pertumbuhan sektor riil dan ketahanan ekonomi masyarakat.
Sebelumnya, kami melaporkan lonjakan harga minyak dunia yang menembus USD113 per barel seiring meningkatnya ketegangan di sekitar Selat Hormuz yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi. Dalam laporan itu, pemerintah Indonesia menegaskan harga BBM subsidi tetap tidak naik pada Maret 2026, meski risiko tekanan fiskal melalui APBN ikut menguat ketika harga minyak global bertahan tinggi.
- Forex
- Crypto