BNI catat penghematan energi 559.194 GJ dalam penguatan operasional hijau

BNI catat penghematan energi 559.194 GJ dalam penguatan operasional hijau
BNI hemat energi hijau

Dalam keterangan tertulis yang dikutip dari situs resmi BNI pada Kamis, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyatakan penghematan energi perseroan mencapai 559.194 giga joule sepanjang 2025. Capaian itu ditopang terutama oleh penurunan konsumsi listrik, sejalan dengan strategi perusahaan untuk memperkuat efisiensi operasional dan menekan emisi karbon. Langkah tersebut menempatkan agenda keberlanjutan sebagai bagian dari praktik bisnis harian bank pelat merah itu di Indonesia.

Sorotan

  • BNI membukukan penghematan energi sebesar 559.194 GJ sepanjang 2025, didorong oleh efisiensi konsumsi listrik di seluruh operasional perusahaan.
  • Gedung Menara BNI Pejompongan memperoleh sertifikasi Green Building Gold, Plaza BNI BSD meraih Platinum, dan BNI PIK 2 mendapat LEED Gold Building Construction.
  • Capaian sertifikasi hijau dari lembaga nasional dan internasional memperkuat validasi eksternal atas transformasi operasional ramah lingkungan dan efisiensi energi BNI.

Efisiensi energi dan sertifikasi gedung hijau

BNI menyatakan penghematan energi sepanjang 2025 mencerminkan penguatan berbagai inisiatif efisiensi di seluruh operasional perusahaan. Wakil Direktur Utama BNI Alexandra Askandar mengatakan penurunan konsumsi energi menunjukkan konsistensi perseroan dalam menjalankan program keberlanjutan sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon secara berkelanjutan. Fokus utama penghematan berasal dari konsumsi listrik yang lebih rendah di jaringan operasional perusahaan.

Sejalan dengan itu, BNI terus memperkuat penerapan konsep green building di sejumlah gedung operasional. Gedung Menara BNI Pejompongan meraih sertifikasi Green Building Gold, sedangkan Gedung Plaza BNI BSD memperoleh sertifikasi Green Building Platinum dari Green Building Council Indonesia. Gedung BNI di kawasan PIK 2 juga mendapat sertifikasi Leadership in Energy and Environmental Design level Gold dari United States Green Building Council pada kategori Building Construction.

Dampak bagi strategi keberlanjutan BNI

Menurut manajemen, pengakuan dari lembaga independen nasional dan internasional menunjukkan transformasi operasional ramah lingkungan tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperoleh validasi eksternal. Capaian penghematan energi sepanjang 2025 menjadi indikator bahwa strategi operasional hijau mulai menghasilkan dampak nyata bagi perusahaan. Dari sisi bisnis, pendekatan ini juga mendukung pengelolaan penggunaan energi yang lebih terukur dalam jangka panjang.

Ke depan, BNI menyatakan tetap berkomitmen memperkuat implementasi prinsip keberlanjutan di seluruh lini bisnis dan operasional. Agenda tersebut tidak hanya difokuskan pada efisiensi energi, tetapi juga pada pengembangan ekosistem keuangan berkelanjutan yang diharapkan memberi nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat. Dalam konteks sektor perbankan nasional, langkah itu memperlihatkan bagaimana bank besar mulai menempatkan efisiensi energi sebagai bagian dari strategi operasional dan reputasi korporasi.

Sebelumnya, kami melaporkan dorongan pemerintah untuk menekan penggunaan minyak mentah dan LPG melalui implementasi Kebijakan Energi Nasional, termasuk elektrifikasi transportasi, penggunaan kompor listrik, serta pengendalian konsumsi energi. Laporan tersebut juga menyoroti opsi konversi sepeda motor ke CNG atau listrik dan kebijakan work from home sebagai bagian dari strategi ketahanan energi dan efisiensi fiskal di tengah dinamika global.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.