Antam pertahankan harga emas di Jakarta

Antam pertahankan harga emas di Jakarta
Harga Emas Antam Stabil

Harga emas Antam pada Minggu, 12 April 2026, tercatat tetap di Rp2.860.000 per gram menurut laman resmi Logam Mulia, dengan harga buyback juga tidak berubah di Rp2.627.000 per gram. Harga tersebut berlaku untuk pengambilan di Butik Emas Logam Mulia Setiabudi One, Jakarta. Sejumlah produk emas di situs resmi itu juga untuk sementara masih belum tersedia.

Sorotan

  • Antam mempertahankan harga emas batangan hari ini dengan pecahan 1 gram di Rp2.860.000 dan 0,5 gram Rp1.480.000 di Jakarta.
  • Harga jual dan buyback emas Antam yang stabil menandakan pasar ritel emas bergerak datar, tanpa perubahan signifikan hari ini.
  • Transaksi emas batangan Antam dikenai PPh 22 sebesar 0,25 persen sementara PPN masih dikecualikan, memengaruhi total biaya bagi pembeli.

Rincian harga dan ketentuan transaksi

Harga yang tercantum menunjukkan pergerakan harian emas batangan Antam tidak berubah setelah sebelumnya naik. Untuk pecahan 0,5 gram, harga berada di Rp1.480.000, sementara pecahan 1 gram dijual Rp2.860.000 dan 2 gram Rp5.670.000. Pecahan lain meliputi 3 gram Rp8.487.000, 5 gram Rp14.1115.000, 10 gram Rp28.150.000, 25 gram Rp70.210.000, dan 50 gram Rp140.255.000. Pecahan 100 gram dipatok Rp280.360.000, 250 gram Rp700.590.000, 500 gram Rp1.400.900.000, dan 1.000 gram Rp2.800.600.000.

Implikasi bagi pembeli emas ritel

Stabilnya harga jual dan buyback memberi gambaran bahwa pasar ritel emas Antam sedang bergerak datar pada hari ini. Kondisi ini dapat menjadi acuan bagi konsumen yang memantau waktu pembelian atau penjualan kembali emas batangan. Dari sisi perpajakan, PPN saat ini tidak dipungut sesuai PP No.49 Tahun 2022 sehingga nilainya tidak masuk dalam perhitungan grand total. Selain itu, sesuai PMK Nomor 48 tahun 2023, transaksi dikenai tarif PPh 22 sebesar 0,25 persen sesuai ketentuan yang berlaku, dan bukti potong diterbitkan oleh PT ANTAM Tbk sebagai penjual.

Posisi Antam dalam pasar logam mulia domestik

Pembaruan harga harian dari Logam Mulia tetap menjadi rujukan utama bagi investor dan pembeli emas fisik di Indonesia, khususnya di Jakarta. Ketersediaan stok yang belum merata pada beberapa jenis produk menunjukkan faktor pasokan juga menjadi perhatian dalam transaksi ritel. Bagi pelaku pasar, kombinasi antara harga yang stagnan, kebijakan pajak, dan ketersediaan produk dapat memengaruhi keputusan akumulasi emas jangka pendek. Dalam konteks sektor logam mulia, pergerakan harian seperti ini tetap penting karena menjadi indikator sentimen konsumen terhadap aset lindung nilai.

Kami sebelumnya melaporkan kenaikan harga emas Antam pada Sabtu, 11 April 2026, yang naik menjadi Rp2.860.000 per gram, dengan harga buyback turut meningkat ke Rp2.627.000 per gram. Laporan tersebut juga menyoroti ketentuan pajak (PPN tidak dipungut dan PPh 22 0,25%) serta dampaknya bagi keputusan beli-jual di pasar ritel, termasuk isu ketersediaan beberapa pecahan.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.