Pham Nhat Vuong puncaki daftar orang terkaya Asia Tenggara versi Forbes 2026

Pham Nhat Vuong puncaki daftar orang terkaya Asia Tenggara versi Forbes 2026
Pham Nhat Vuong puncaki Forbes

Perhatian terhadap Green SM di Indonesia meningkat setelah armada taksi listrik itu terkait insiden kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026. Di tengah sorotan tersebut, pemilik Green SM dan VinFast, Pham Nhat Vuong, tercatat sebagai orang terkaya di Asia Tenggara dengan kekayaan USD35,7 miliar menurut data Forbes 2026.

Sorotan

  • Pham Nhat Vuong menempati peringkat ke-62 orang terkaya dunia Forbes 2026 dengan kekayaan USD35,7 miliar per 29 April 2026.
  • Vingroup memperluas bisnis kendaraan listrik melalui VinFast, membangun pabrik di Indonesia dan India, serta mencatatkan VinFast di Nasdaq pada 2023.
  • Vingroup menginvestasikan lebih dari USD400 juta dalam dua tahun ke depan untuk infrastruktur pengisian daya V-Green di seluruh Vietnam.

Posisi kekayaan dan ekspansi bisnis

Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, data real time billionaires Forbes per 29 April 2026 menempatkan Pham Nhat Vuong dengan harta kekayaan USD35,7 miliar, setara sekitar Rp614 triliun dengan kurs Rp17.200 per dolar U.S. Nilai tersebut menempatkannya di peringkat ke-62 dalam daftar orang terkaya dunia versi Forbes 2026.

Green SM, yang juga dikenal sebagai Xanh SM, merupakan penyedia layanan transportasi daring berbasis listrik yang terafiliasi dengan GSM, Smart and Green Mobility Joint Stock Company. Di bawah Vingroup, perusahaan itu mulai menjajaki pasar Indonesia pada 2024 setelah lebih dulu menjalankan uji coba gratis di Jakarta hingga akhir 2024.

Jejak usaha Vingroup di kawasan

Pham Nhat Vuong menempuh pendidikan di Rusia dan memulai usaha mi instan di Ukraina pada 1990-an sebelum kembali ke Vietnam. Kini ia menjabat Chairman Vingroup, konglomerat Vietnam yang bergerak di sektor properti, ritel, layanan kesehatan, dan transportasi.

Bisnis utama grup ini mencakup produsen kendaraan listrik VinFast, pengembang properti Vinhomes, dan jaringan hotel Vinpearl. VinFast telah menjadi produsen kendaraan listrik terbesar di Vietnam dan memiliki pabrik di Indonesia serta India, sementara perusahaan itu masuk bursa melalui pencatatan SPAC di Nasdaq pada 2023 dan Vinpearl terdaftar di Bursa Efek Ho Chi Minh pada Mei 2025.

Vingroup juga memiliki operator pengisian daya V-Green yang dipisahkan dari VinFast pada 2024. Grup tersebut kini tengah menginvestasikan lebih dari USD400 juta dalam dua tahun ke depan untuk membangun infrastruktur pengisian daya di seluruh Vietnam.

Dalam laporan kami sebelumnya tentang penerbitan instrumen Additional Tier-1 (AT1) BNI senilai US$700 juta pada April 2026, kami menyoroti langkah bank ini memperkuat permodalan untuk menyerap risiko sekaligus membuka ruang ekspansi bisnis berkelanjutan. Artikel tersebut juga membahas kupon 4,3%, pencatatan di Singapore Stock Exchange, serta kaitannya dengan transformasi BRAVE yang ditujukan mendorong pertumbuhan kredit dan penghimpunan dana secara lebih berkualitas.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.