Askrindo perluas proteksi asuransi pariwisata dan UMKM di Jawa Barat

Askrindo perluas proteksi asuransi pariwisata dan UMKM di Jawa Barat
Proteksi Askrindo Makin Luas

Askrindo memperluas penetrasi bisnis di Jawa Barat melalui kerja sama dengan DPD PUTRI Provinsi Jawa Barat untuk menyediakan perlindungan asuransi umum bagi sektor pariwisata dan UMKM. Langkah ini menargetkan wilayah dengan arus wisatawan domestik yang besar sekaligus basis pelaku usaha yang terus berkembang, sehingga membuka ruang ekspansi produk asuransi lanjutan.

Sorotan

  • PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan DPD PUTRI Provinsi Jawa Barat menandatangani nota kesepahaman untuk menyediakan asuransi kecelakaan wisatawan, Property All Risk, dan Public Liability bagi pelaku usaha wisata.
  • Askrindo menargetkan perluasan proteksi asuransi ini untuk mengoptimalkan pertumbuhan sektor pariwisata dan UMKM di Jawa Barat, menurut Direktur Bisnis Budhi Novianto.
  • Data BPS mencatat 211,76 juta perjalanan wisatawan nusantara ke Jawa Barat sepanjang 2025, mendorong peluang pengembangan produk lanjutan seperti surety bond, kontra bank garansi, dan asuransi kredit.

Kerja sama proteksi wisata dan usaha

Seperti dilaporkan Kompas.com, kolaborasi antara PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan DPD PUTRI Provinsi Jawa Barat difokuskan pada penyediaan perlindungan untuk aktivitas wisata dan pelaku usaha di daerah tersebut. Skema yang disiapkan mencakup asuransi kecelakaan diri atau personal accident bagi wisatawan, Property All Risk (PAR), serta Public Liability (PL) untuk pelaku usaha wisata.

Direktur Bisnis Askrindo Budhi Novianto mengatakan kerja sama itu menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus mengoptimalkan potensi sektor pariwisata di Jawa Barat. Menurut dia, perseroan berharap dapat menghadirkan perlindungan asuransi yang optimal bagi pelaku usaha dan wisatawan, sambil mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan UMKM di wilayah tersebut.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Regional Office Head Class II Bandung Askrindo Mohamad Wafdy bersama Ketua DPD PUTRI Provinsi Jawa Barat Taufik Hidayat sebagai tahap awal implementasi kerja sama.

Dampak bagi ekosistem pariwisata Jawa Barat

Prospek bisnis sektor ini ditopang oleh tingginya kunjungan wisatawan domestik ke Jawa Barat. Data Badan Pusat Statistik mencatat sepanjang 2025 terdapat 211,76 juta perjalanan wisatawan nusantara ke provinsi itu, sementara pada Desember 2025 saja jumlah perjalanan mencapai 18,53 juta.

Dengan basis kunjungan tersebut, Askrindo melihat peluang pengembangan produk lanjutan seperti surety bond, kontra bank garansi, dan asuransi kredit. Ekspansi ini diharapkan mendorong kinerja perusahaan sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata dan UMKM di Jawa Barat melalui perlindungan risiko yang lebih luas dan terintegrasi.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang strategi pembiayaan Superbank berbasis ekosistem digital, kami mengulas bagaimana bank ini memperluas akses kredit bagi UMKM serta segmen underserved dan underbanked melalui pemanfaatan data transaksi real time. Kami juga menyoroti peran kemitraan ekosistem seperti Grab dan OVO dalam akuisisi nasabah, serta upaya menjaga kepercayaan lewat stabilnya suku bunga deposito sebagai bagian dari dorongan inklusi keuangan.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.