IHSG menguat 1,22 persen usai pertumbuhan ekonomi Indonesia capai 5,61 persen
Perdagangan saham Indonesia berakhir di zona hijau pada Selasa, didorong sentimen positif setelah ekonomi nasional tumbuh 5,61 persen pada kuartal I-2026. Penguatan indeks utama ini berlangsung bersama dominasi saham yang naik dan nilai transaksi yang mencapai Rp16,8 triliun.
Sorotan
- IHSG menguat 1,22 persen ke 7.057,11 pada 5 Mei 2026, didukung transaksi Rp16,8 triliun dan 41,3 miliar saham berpindah tangan.
- Mayoritas sektor utama, termasuk energi, konsumer, keuangan, dan infrastruktur, mencatat penguatan sementara sektor properti, industri, teknologi, dan kesehatan melemah.
- Saham ENZO, ABDA, dan KONI masing-masing melonjak 34,72 persen, 24,82 persen, dan 24,69 persen, sedangkan FWCT, XPTD, dan YPAS turun hingga 15 persen.
Kinerja indeks dan aktivitas perdagangan
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan ditutup naik 85,16 poin atau 1,22 persen ke level 7.057,11 pada perdagangan Selasa, 5 Mei 2026. Di akhir sesi, sebanyak 360 saham menguat, 328 saham melemah, dan 271 saham stagnan, dengan total transaksi mencapai Rp16,8 triliun dari 41,3 miliar saham yang diperdagangkan.Penguatan juga terlihat pada sejumlah indeks utama lain. Indeks LQ45 naik 1,04 persen ke 681, indeks JII bertambah 0,93 persen ke 466, indeks IDX30 menguat 0,82 persen ke 379, dan indeks MNC36 naik 0,23 persen ke 295.
Dukungan sektoral dan pergerakan saham unggulan
Secara sektoral, mayoritas indeks berada di zona hijau, dipimpin oleh energi, konsumer non-siklikal, konsumer siklikal, keuangan, infrastruktur, bahan baku, dan transportasi. Di sisi lain, sektor properti, industri, teknologi, dan kesehatan tercatat melemah.Pada jajaran top gainers, saham PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk (ENZO) naik 34,72 persen ke Rp97, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) melonjak 24,82 persen ke Rp3.810, dan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) menguat 24,69 persen ke Rp2.980. Sementara pada top losers, PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) turun 15 persen ke Rp102, PT Panin Asset Management Tbk (XPTD) melemah 14,91 persen ke Rp451, dan PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) turun 14,85 persen ke Rp1.290.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang penguatan IHSG pada sesi I perdagangan Selasa, 5 Mei 2026, kami mencatat indeks berbalik naik ke level 7.029 setelah sempat turun hingga 6.921 di awal sesi. Kami juga merangkum nilai transaksi Rp9,1 triliun, dominasi saham yang menguat, serta saham-saham yang menonjol di daftar top gainers dan top losers seperti ENZO, ABDA, KONI, dan YPAS.
Berita Terbaru
- Forex
- Crypto