Great Eastern General Insurance catat kontribusi premi digital 15% pada awal 2026

Great Eastern General Insurance catat kontribusi premi digital 15% pada awal 2026
Premi digital 15% 2026

Penjualan asuransi melalui kanal digital menjadi salah satu pendorong pertumbuhan bisnis PT Great Eastern General Insurance Indonesia pada awal 2026. Porsi kanal ini kini mencapai 15% dari total premi perusahaan, mencerminkan pergeseran perilaku nasabah ke transaksi asuransi yang lebih praktis dan cepat.

Sorotan

  • Kanal digital menyumbang 15% dari total premi PT Great Eastern General Insurance Indonesia per awal 2026, dengan pendapatan premi bruto Rp 315,7 miliar hingga Maret 2026.
  • Lonjakan penjualan kanal digital didorong oleh kenyamanan, kemudahan, premi terjangkau, serta preferensi konsumen untuk pembelian asuransi yang sederhana dan proses cepat.
  • Permintaan tertinggi berasal dari generasi muda pekerja untuk produk proteksi perjalanan dan kecelakaan; perusahaan memperluas kolaborasi ekosistem digital serta edukasi literasi asuransi.

Kinerja premi dan pendorong pertumbuhan digital

Seperti dilaporkan Kontan, Marketing Director PT Great Eastern General Insurance Indonesia, Linggawati Tok, menyatakan kanal digital saat ini menyumbang 15% terhadap total premi perusahaan. Hingga Maret 2026, perusahaan membukukan pendapatan premi bruto sebesar Rp 315,7 miliar.

Ia menjelaskan kenyamanan, kemudahan, dan kecepatan proses pembelian menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan penjualan dari kanal digital. Seiring masyarakat makin terbiasa bertransaksi melalui platform online, minat membeli asuransi secara digital juga terus meningkat.

Perusahaan menilai produk yang dipasarkan lewat kanal digital umumnya dirancang lebih sederhana dan disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Premi yang ditawarkan juga relatif terjangkau dan bervariasi, mulai dari ribuan hingga ratusan ribu rupiah per polis, bergantung pada jenis perlindungan yang dipilih.

Fokus produk dan peluang pasar nasabah muda

GEGI melihat minat yang kuat datang dari kelompok usia produktif, terutama generasi muda yang sudah akrab dengan layanan digital. Segmen ini cenderung memilih produk yang mudah dipahami, fleksibel, serta bisa dibeli kapan saja dan dari mana saja.

Produk yang paling diminati di kanal digital saat ini adalah proteksi perjalanan dan perlindungan kecelakaan, sejalan dengan gaya hidup masyarakat urban yang melek digital. Produk-produk tersebut juga umumnya berfokus pada kebutuhan proteksi dasar dengan proses pembelian yang ringkas.

Ke depan, perusahaan berkomitmen memperkuat edukasi digital untuk mendorong literasi asuransi dan menjaga relevansi produk dengan kebutuhan nasabah. GEGI juga akan mengoptimalkan kolaborasi dengan berbagai ekosistem digital guna memperluas akses masyarakat terhadap produk asuransi.

Dalam liputan kami sebelumnya tentang tren pembelian asuransi lewat marketplace, kami menyoroti penilaian AAUI bahwa kanal digital kian efektif memperluas akses masyarakat pada produk ritel yang sederhana tanpa menggantikan jalur distribusi konvensional. Kami juga membahas keunggulannya—mulai dari kemudahan akses, kecepatan proses, hingga transparansi—serta pentingnya edukasi dan pendampingan klaim agar pertumbuhan penjualan di kanal digital tetap diiringi peningkatan literasi dan kepatuhan.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.