Harga pangan Indonesia bergerak campuran, bawang merah naik ke Rp49.900 per kg
Pergerakan harga pangan di Jakarta pada 19 Mei 2026 menunjukkan kenaikan pada sejumlah komoditas utama, termasuk bawang merah dan beberapa jenis beras, di tengah penurunan pada komoditas lain. Perubahan ini menandakan tekanan harga yang belum merata di kelompok pangan strategis, khususnya pada bumbu dapur, beras, dan aneka cabai.
Sorotan
- Harga bawang merah naik 5,84 persen ke Rp49.900 per kg pada 19 Mei 2026, sementara bawang putih turun 3,86 persen ke Rp37.400 per kg.
- Beras kualitas bawah I, bawah II, dan medium I masing-masing naik 3,09 persen, 1,72 persen, dan 2,17 persen, sedangkan medium II dan super II turun.
- Cabai rawit hijau turun tajam 28,87 persen ke Rp36.100 per kg, sementara cabai merah besar stabil di Rp54.700 per kg dan cabai rawit merah turun tipis.
Perubahan harga pangan acuan di Jakarta
Menurut data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, harga bawang merah naik 5,84 persen menjadi Rp49.900 per kg pada Selasa, 19 Mei 2026. Di sisi lain, harga bawang putih turun 3,86 persen menjadi Rp37.400 per kg.Pada kelompok beras, beras kualitas bawah I naik 3,09 persen menjadi Rp15.000 per kg, sedangkan beras kualitas bawah II naik 1,72 persen ke Rp14.800 per kg. Beras kualitas medium I juga meningkat 2,17 persen menjadi Rp16.450 per kg, sementara beras kualitas medium II turun 2,5 persen menjadi Rp15.600 per kg.
Untuk beras kualitas super, kualitas super I turun 0,29 persen menjadi Rp17.350 per kg dan kualitas super II melemah 1,48 persen ke Rp16.650 per kg.
Dampak pada komoditas cabai dan kebutuhan rumah tangga
Pada kelompok cabai, harga cabai merah besar tercatat tidak berubah dari hari sebelumnya, tetap di Rp54.700 per kg. Cabai merah keriting turun 1,63 persen menjadi Rp51.200 per kg, sementara cabai rawit hijau mencatat penurunan paling tajam, yaitu 28,87 persen menjadi Rp36.100 per kg.Harga cabai rawit merah juga turun 0,44 persen menjadi Rp67.750 per kg, meski masih menjadi salah satu komoditas dengan harga tertinggi dalam daftar tersebut. Kombinasi kenaikan pada bawang merah dan beberapa jenis beras serta penurunan pada sebagian cabai menunjukkan volatilitas harga pangan harian yang tetap perlu dicermati oleh pelaku pasar dan rumah tangga.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang stabilitas inflasi nasional April 2026, kami menyoroti inflasi tahunan yang tercatat 2,42 persen dan arahan agar pemda memperketat pemantauan harga pada Mei. Kami juga mencatat risiko eksternal seperti kenaikan harga minyak global dan fluktuasi kurs, serta perhatian pada kelancaran distribusi pangan dan komoditas yang kerap bergejolak seperti cabai merah.
Berita AUD/USD Terbaru
- Forex
- Crypto