IHSG melemah setelah BI menaikkan suku bunga

IHSG melemah setelah BI menaikkan suku bunga
IHSG turun usai BI naikkan suku bunga

Pasar saham Indonesia berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan hari ini setelah Bank Indonesia menaikkan suku bunga menjadi 5,25%. Pelemahan indeks utama terjadi di tengah tekanan luas pada mayoritas saham dan hampir seluruh indeks sektoral.

Sorotan

  • IHSG turun 0,82% ke 6.318,50 setelah Bank Indonesia menaikkan suku bunga menjadi 5,25%, dengan 510 saham melemah dan nilai transaksi Rp21,8 triliun.
  • Mayoritas indeks sektoral melemah kecuali keuangan dan infrastruktur, sementara indeks LQ45, JII, IDX30, dan MNC36 juga ditutup negatif.
  • PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) naik 29,33%, PT Super Energy Tbk (SURE) melonjak 24,89%, sedangkan PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) turun 15%.

Pergerakan indeks dan aktivitas perdagangan

Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan turun 52,18 poin atau 0,82% ke level 6.318,50 pada akhir perdagangan. Setelah pengumuman kenaikan suku bunga Bank Indonesia menjadi 5,25%, tercatat 217 saham menguat, 510 saham melemah, dan 232 saham stagnan.

Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp21,8 triliun dari 37,8 miliar saham yang diperdagangkan. Indeks LQ45 melemah 0,65% ke 630, indeks JII turun 1,99% ke 401, indeks IDX30 melemah 0,38% ke 360, dan indeks MNC36 melemah 0,01% ke 281.

Tekanan sektoral dan saham penggerak

Mayoritas indeks sektoral berada di zona merah, meliputi konsumer non-siklikal, konsumer siklikal, properti, industri, teknologi, energi, bahan baku, transportasi, dan kesehatan. Hanya sektor keuangan dan infrastruktur yang masih menguat pada penutupan perdagangan.

Di jajaran saham penguat utama, PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) naik 29,33% ke Rp194, PT Super Energy Tbk (SURE) melonjak 24,89% ke Rp2.960, dan PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) bertambah 24,81% ke Rp1.610.

Sementara itu, saham dengan penurunan terdalam meliputi PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) yang turun 15% ke Rp510, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang melemah 14,74% ke Rp660, serta PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) yang turun 14,67% ke Rp785.

Dalam laporan kami sebelumnya tentang pelemahan IHSG pada perdagangan sesi I, kami mencatat indeks turun ke 6.332 setelah bergerak lebar di kisaran 6.215–6.459 dengan tekanan jual yang dominan. Ulasan tersebut juga merangkum tingginya aktivitas transaksi, komposisi saham yang lebih banyak melemah, serta daftar saham penggerak seperti INTD dan APIC di jajaran penguat, dan UANG serta TPIA di jajaran pelemah.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.