Tekanan jual di pasar saham domestik berlanjut hingga penutupan perdagangan siang di Jakarta, mendorong Indeks Harga Saham Gabungan ditutup di level 6.144. Pelemahan ini terjadi setelah indeks sempat dibuka menguat, menandakan perubahan sentimen intraday di tengah aktivitas transaksi yang tetap tinggi.
Sorotan
- IHSG turun 174 poin atau 2,76 persen pada sesi I, mencapai level terendah 6.134 dan tertinggi 6.373 di perdagangan siang.
- Volume transaksi saham mencapai 18,8 miliar lembar dengan nilai Rp9,7 triliun dalam 1,2 juta kali transaksi; kapitalisasi pasar Rp10.600 triliun.
- Sebanyak 633 saham melemah dan hanya 126 menguat; Satria Mega Kencana (SOTS) melonjak 25 persen, KOBX naik 16,67 persen, ALKA menguat 14,81 persen.
Pergerakan indeks dan aktivitas transaksi siang
Sebagaimana dilaporkan Okezone Economy Indonesia, IHSG turun 174 poin atau 2,76 persen pada sesi I setelah sempat dibuka di level 6.366. Sepanjang perdagangan siang, indeks menyentuh level tertinggi 6.373 dan sempat turun hingga level terendah 6.134.Aktivitas perdagangan tercatat cukup ramai dengan volume transaksi mencapai 18,8 miliar lembar saham dan nilai transaksi sebesar Rp9,7 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 1,2 juta kali transaksi, sementara kapitalisasi pasar berada di kisaran Rp10.600 triliun.
Tekanan pasar dan saham penguat utama
Pelemahan pasar terlihat luas karena dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 633 emiten bergerak turun, sementara 126 emiten menguat dan 200 saham lainnya stagnan. Komposisi ini menunjukkan tekanan jual mendominasi mayoritas sektor pada perdagangan siang.Dari kelompok top gainers, Satria Mega Kencana (SOTS) memimpin kenaikan setelah melonjak 25 persen. Kobexindo Tractors (KOBX) menyusul dengan kenaikan 16,67 persen, sedangkan Alakasa Industrindo (ALKA) menguat 14,81 persen.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang pembukaan perdagangan IHSG yang menguat ke level 6.366, indeks tercatat naik 0,76% seiring dominasi saham yang bergerak di zona hijau dan aktivitas transaksi awal yang relatif aktif. Kami juga menyoroti sektor infrastruktur sebagai pendorong utama penguatan, serta beberapa saham top gainers seperti FITT dan SOTS yang melesat pada sesi pagi.
Berita Forex pairs Terbaru
- Forex
- Crypto