IHSG ditutup melemah tipis ke 6.127 pada akhir perdagangan Jakarta

IHSG ditutup melemah tipis ke 6.127 pada akhir perdagangan Jakarta
IHSG melemah tipis hari ini

Perdagangan saham di Jakarta berakhir di zona negatif setelah indeks acuan sempat menguat sepanjang sesi. Pelemahan tipis pada penutupan Jumat, 29/5/2026, terjadi di tengah tekanan pada saham keuangan, properti, teknologi, dan kesehatan, meski nilai transaksi mencapai Rp48,3 triliun.

Sorotan

  • IHSG ditutup melemah 2,81 poin atau 0,05 persen ke level 6.127,38 pada Jumat, 29/5/2026, setelah sempat menguat intraday.
  • Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp48,3 triliun dengan 284 saham menguat, 430 saham melemah, dan 245 saham stagnan.
  • Sektor nonsiklikal, keuangan, properti, teknologi, dan kesehatan melemah, sementara energi, konsumer siklikal, dan infrastruktur menguat; KJEN naik 34,18 persen, APIC turun 14,78 persen.

Pergerakan indeks dan aktivitas perdagangan

Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan ditutup turun 2,81 poin atau 0,05 persen ke level 6.127,38 pada akhir perdagangan Jumat, 29/5/2026. Sepanjang hari, indeks sempat bergerak menguat sebelum berbalik melemah pada sesi terakhir.

Pasar mencatat 284 saham menguat, 430 saham melemah, dan 245 saham stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp48,3 triliun dari 43 miliar saham yang diperdagangkan.

Di jajaran indeks utama, LQ45 turun 1,49 persen ke level 611, IDX30 melemah 1,85 persen ke level 347, dan MNC36 turun 2,54 persen ke level 269. Di sisi lain, JII masih menguat tipis 0,01 persen ke level 381.

Tekanan sektoral dan pergerakan saham unggulan

Sektor yang berada di zona merah meliputi konsumer nonsiklikal, keuangan, properti, teknologi, dan kesehatan. Sementara itu, sektor energi, konsumer siklikal, infrastruktur, bahan baku, transportasi, dan industri mencatat penguatan.

Pada daftar top gainers, PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) naik 34,18 persen ke Rp213, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melonjak 25 persen ke Rp3.300, dan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) bertambah 25 persen ke Rp5.300.

Di kelompok top losers, PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) turun 14,78 persen ke Rp980, PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) melemah 14,76 persen ke Rp179, dan PT MD Entertainment Tbk (FILM) turun 14,68 persen ke Rp2.150. Komposisi pergerakan ini menunjukkan tekanan jual masih lebih dominan dibanding saham yang menguat pada penutupan sesi.

Pada perdagangan awal Jumat, 29 Mei 2026, kami mengulas IHSG yang sempat dibuka melemah di 6.112 sebelum cepat berbalik menguat ke 6.151, dengan transaksi awal sekitar Rp2,5 triliun. Ulasan tersebut juga menyoroti tekanan pada indeks unggulan seperti LQ45, JII, MNC36, dan IDX30, di tengah beberapa sektor yang masih mampu menguat serta saham-saham seperti BREN yang masuk jajaran top gainers awal.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.