BRI catat lonjakan transaksi debit contactless, nilai mencapai Rp15,9 triliun pada kuartal I 2026

BRI catat lonjakan transaksi debit contactless, nilai mencapai Rp15,9 triliun pada kuartal I 2026
Transaksi contactless BRI melonjak

Penggunaan kartu debit contactless PT Bank Rakyat Indonesia Tbk terus menguat seiring pergeseran kebutuhan nasabah ke transaksi yang lebih cepat dan praktis. Pada Januari hingga Maret 2026, frekuensi transaksi contactless kartu debit BRI melonjak 1.144% secara tahunan, sementara jumlah kartunya mencapai 1 juta sejak diluncurkan pada Oktober 2024.

Sorotan

  • Nilai transaksi debit contactless BRI mencapai Rp15,9 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 1.195% secara tahunan.
  • Jumlah kartu BRI Debit Contactless Mastercard tumbuh 796% sejak peluncuran Oktober 2024, didorong ekspansi jaringan pembayaran domestik dan global.
  • BRI menawarkan cashback Rp50.000 bagi nasabah terpilih yang upgrade kartu debit dalam program 21 Mei–31 Juli 2026 untuk mendorong adopsi fitur contactless.

Pertumbuhan transaksi dan program kartu

Seperti dilaporkan KONTAN, nilai transaksi debit contactless BRI pada periode Januari hingga Maret 2026 mencapai Rp15,9 triliun, naik 1.195% secara tahunan. BRI Debit Contactless Mastercard juga mencatat pertumbuhan jumlah kartu sebesar 796% secara tahunan sejak peluncurannya pada Oktober 2024.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan kehadiran BRI Debit Contactless Mastercard menjadi bagian dari upaya perseroan memperkuat pengalaman transaksi nasabah, terutama bagi pengguna yang membutuhkan akses pembayaran dengan jaringan lebih luas. Menurut dia dalam siaran pers Selasa, 2 Juni, kartu ini dirancang untuk menghadirkan transaksi yang lebih mudah, cepat, aman, dan dapat digunakan lebih luas, termasuk untuk perjalanan ke luar negeri dan transaksi di merchant global.

BRI juga menawarkan promo cashback Rp50.000 bagi nasabah terpilih yang melakukan upgrade kartu debit dalam program yang berlangsung pada 21 Mei hingga 31 Juli 2026. Program ini berlaku bagi nasabah yang telah menerima pesan atau komunikasi resmi dari BRI, dengan kesempatan satu kali cashback untuk setiap nasabah yang memenuhi syarat.

Fitur pembayaran dan dampaknya bagi nasabah

Dengan fitur contactless, nasabah dapat membayar dengan mendekatkan kartu ke mesin EDC berlogo contactless tanpa perlu memasukkan kartu. Untuk nominal tertentu, transaksi juga dapat dilakukan tanpa memasukkan PIN, sehingga proses pembayaran menjadi lebih ringkas bagi nasabah dengan mobilitas tinggi.

BRI menetapkan limit transaksi contactless tanpa PIN hingga Rp1 juta untuk transaksi domestik dan Rp3 juta untuk transaksi internasional atau cross-border. Jika nominal melebihi batas itu, pembayaran tetap dapat dilanjutkan dengan PIN melalui mesin EDC menggunakan kartu berbasis chip.

Layanan contactless BRI didukung teknologi Near Field Communication, pembatasan nominal transaksi, enkripsi data, dan pemantauan real-time oleh sistem bank. BRI menilai kombinasi kemudahan dan pengamanan berlapis ini dapat mendorong adopsi transaksi non-tunai yang lebih modern tanpa mengabaikan aspek keamanan.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang revisi aturan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) per 1 Juni 2026, kami mengulas kewajiban penempatan dana ekspor di rekening khusus dalam negeri yang berpotensi menambah likuiditas valas bank-bank Himbara. Kami juga menyoroti peluang tambahan ruang pembiayaan dari masuknya dana tersebut, sekaligus risiko perpindahan likuiditas dari bank swasta ke bank BUMN.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.