Maybank Indonesia catat AUM wealth management tumbuh 12% pada Mei 2026

Maybank Indonesia catat AUM wealth management tumbuh 12% pada Mei 2026
Maybank AUM naik 12%

Di tengah gejolak ekonomi dan perubahan sentimen pasar sepanjang tahun ini, PT Bank Maybank Indonesia Tbk menjaga pertumbuhan bisnis wealth management tetap positif. Hingga Mei 2026, dana kelolaan atau asset under management segmen tersebut naik 12% secara tahunan, menunjukkan daya tahan bisnis saat nasabah cenderung lebih berhati-hati berinvestasi.

Sorotan

  • Maybank Indonesia mencatat pertumbuhan AUM wealth management sebesar 12% pada Mei 2026 di tengah gejolak pasar dan kenaikan suku bunga acuan BI Rate.
  • Kenaikan suku bunga acuan BI Rate pada Mei 2026 menyebabkan nasabah menjadi lebih selektif dan bank menekankan pentingnya diversifikasi portofolio.
  • Maybank Indonesia akan memperkuat kapabilitas digital untuk memudahkan akses nasabah dan mempertahankan pertumbuhan bisnis wealth management di pasar yang volatil.

Strategi investasi dan penguatan layanan nasabah

Seperti diberitakan KONTAN, Community Financial Services Director Maybank Indonesia Bianto Surodjo mengatakan gejolak pasar pada tahun ini menjadi ujian bagi bisnis wealth management, tetapi juga membuka peluang bagi nasabah. Ia menyatakan pertumbuhan Maybank Indonesia tetap terjaga, termasuk melalui penyesuaian strategi investasi sesuai profil risiko masing-masing nasabah.

Bianto menyoroti kenaikan suku bunga acuan BI Rate pada Mei 2026 sebagai salah satu sentimen utama yang memengaruhi pasar. Menurut dia, kenaikan suku bunga itu meningkatkan risiko pasar sehingga nasabah menjadi lebih selektif dalam menempatkan dana.

Dalam kondisi tersebut, bank menekankan pentingnya diversifikasi portofolio. Maybank Indonesia juga menyediakan beragam pilihan produk agar nasabah dapat menyesuaikan investasi dengan kebutuhan dan tingkat toleransi risikonya.

Dampak terhadap bisnis wealth management perbankan

Langkah menjaga diversifikasi dan menyesuaikan strategi investasi menjadi penting bagi industri wealth management perbankan ketika volatilitas pasar meningkat. Bagi Maybank Indonesia, pertumbuhan AUM pada Mei 2026 menunjukkan permintaan layanan pengelolaan kekayaan masih bertahan meski kondisi pasar lebih menantang.

Selain strategi produk, Maybank Indonesia berencana meningkatkan kapabilitas digital agar nasabah lebih mudah mengakses informasi, memantau portofolio, dan melakukan transaksi. Penguatan kanal digital itu dapat memperluas kenyamanan layanan sekaligus mendukung upaya bank mempertahankan pertumbuhan bisnis wealth management di tengah perubahan kondisi pasar.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang kinerja unitlink pasar uang hingga Mei 2026, kami mencatat segmen ini membukukan return rata-rata paling positif karena kenaikan BI Rate yang menguntungkan instrumen pasar uang. Kami juga menyoroti kontrasnya dengan unitlink berbasis saham, campuran, dan pendapatan tetap yang tertekan, sehingga pasar uang dipandang sebagai opsi yang lebih defensif saat suku bunga tinggi.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.