BRI rampungkan buyback 18 juta saham, siapkan pengalihan setelah persetujuan RUPS
Program pembelian kembali saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk terus berjalan hingga September 2026 di tengah pasar modal yang berfluktuasi. Hingga akhir Juni 2026, perseroan telah merealisasikan buyback 18 juta saham dan menyiapkan pengalihan saham tersebut setelah memperoleh persetujuan RUPS.
Sorotan
- BRI telah merealisasikan buyback 18.000.000 saham hingga 30 Juni 2026 dalam program buyback yang dimulai 12 Juni hingga 11 September 2026.
- Saham hasil buyback 2026 akan dialihkan setelah mendapat persetujuan RUPS dan mengikuti peraturan yang berlaku.
- BRI masih memiliki 405,09 juta saham dari buyback 2022, serta seluruh saham hasil buyback 2023 dan 2025 belum dialihkan dan akan dimanfaatkan untuk program kepemilikan saham serta program lain sesuai persetujuan OJK.
Rincian pelaksanaan buyback 2026
Menurut Kontan yang mengutip keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, program buyback 2026 dimulai pada 12 Juni 2026 dan berlangsung selama tiga bulan hingga 11 September 2026.Manajemen BRI menyatakan sampai dengan 30 Juni 2026, total realisasi buyback dalam program tahun ini mencapai 18.000.000 saham. Perseroan menambahkan saham hasil buyback 2026 akan dialihkan setelah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham serta mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Cadangan saham treasuri dan pemanfaatannya
Selain buyback tahun ini, BRI masih memiliki saham treasuri dari pembelian kembali pada periode sebelumnya. Dalam buyback 2022, perseroan membeli kembali 647,39 juta saham, dengan 242,30 juta saham telah dialihkan sehingga tersisa 405,09 juta saham yang belum dialihkan.Sementara itu, seluruh saham hasil buyback 2023 sebanyak 293,93 juta saham dan buyback 2025 sebanyak 157,79 juta saham juga masih belum dialihkan. BRI menyatakan saham-saham hasil buyback tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung Program Kepemilikan Saham bagi pekerja, direksi, dan dewan komisaris yang memenuhi persyaratan, maupun program lain sesuai persetujuan OJK dan ketentuan yang berlaku.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang penguatan IHSG pada 16 Juli 2026, indeks ditutup naik 1,10% ke level 6.108 dengan nilai transaksi Rp13,2 triliun dan penguatan yang meluas di mayoritas saham. Ulasan tersebut juga mencatat seluruh indeks sektoral berada di zona hijau serta menyoroti saham-saham top gainers dan top losers sebagai cerminan sentimen pasar hari itu.
Berita Bank of Israel Terbaru
- Forex
- Crypto