Wijaya Karya hadapi penggeledahan Polri dalam penyidikan dugaan korupsi proyek pabrik gula

Wijaya Karya hadapi penggeledahan Polri dalam penyidikan dugaan korupsi proyek pabrik gula
Wijaya Karya Digeledah Polri

Penyidik Kortastipidkor Polri menggeledah kantor PT Wijaya Karya (Persero) Tbk di Jakarta pada Selasa, 9 Juni 2026, dalam pengembangan perkara dugaan korupsi proyek modernisasi Pabrik Gula Assembagoes di Situbondo. Langkah ini memperluas penelusuran alat bukti pada proyek konstruksi terintegrasi EPCC yang terkait dengan PTPN XI dan juga menyasar sejumlah lokasi lain di Jawa Timur.

Sorotan

  • Polri menggeledah kantor Wijaya Karya di Jakarta terkait penyidikan dugaan korupsi proyek EPCC pengembangan PG Assembagoes Situbondo milik PTPN XI.
  • Penggeledahan juga dilakukan di kediaman Direktur Utama PT Multinas Indonesia di Surabaya, serta kantor PT Multinas Tjahja Sejahtera dan PT Barata Indonesia di Gresik.
  • Kepolisian menyatakan pengumpulan bukti dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan mempercepat penetapan pihak bertanggung jawab pidana pada kasus ini.

Penggeledahan pada proyek EPCC pabrik gula

Seperti dilaporkan Kompas.com, penggeledahan dilakukan dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi konstruksi terintegrasi Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning, EPCC, untuk pengembangan dan modernisasi PG Assembagoes Situbondo pada PTPN XI. Lokasi yang digeledah meliputi kantor WIKA di Jalan D.I. Panjaitan Kav 9-10 Jakarta.

Kabag Ops Kortastipidkor Polri Kombes Pol Ahmad Yusuf Afandi mengatakan tindakan penyidik merupakan bagian dari upaya mencari dan mengumpulkan alat bukti yang relevan dengan perkara yang sedang ditangani. Ia menyatakan hasil penggeledahan akan dianalisis dan didalami untuk memperkuat pembuktian, termasuk untuk menetapkan pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban pidana dan mempercepat penyelesaian perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dampak penyidikan bagi pelaksana proyek

Selain kantor WIKA, polisi juga menggeledah kediaman Direktur Utama PT Multinas Indonesia Tjahjadi Djajadibrata di Surabaya. Tim penyidik turut mendatangi kantor PT Multinas Tjahja Sejahtera di Kota Surabaya dan PT Barata Indonesia di Gresik, Jawa Timur.

Kepolisian menegaskan proses penyidikan berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai prinsip penanganan tindak pidana korupsi. Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi tambahan dari kepolisian mengenai rincian hasil penggeledahan, sementara pantauan di lapangan menunjukkan kegiatan tersebut berlangsung sejak Selasa pagi.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang penegasan pemerintah soal proses hukum tanpa kriminalisasi, kami membahas sikap Presiden Prabowo yang menekankan integritas peradilan sekaligus dukungan tambahan bagi lembaga penegak hukum. Kami juga mengulas langkah penguatan kesejahteraan hakim serta komitmen memperkuat KPK dan Kejaksaan Agung, di tengah sorotan publik terhadap penggunaan hak prerogatif seperti abolisi dan amnesti dalam sejumlah perkara.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.