Indonesia menekankan stabilitas politik untuk menopang ketahanan ekonomi di tengah risiko geopolitik global

Indonesia menekankan stabilitas politik untuk menopang ketahanan ekonomi di tengah risiko geopolitik global
Stabilitas politik kunci ekonomi

Ketidakpastian geopolitik global semakin menekan kebutuhan Indonesia untuk menjaga stabilitas politik domestik sebagai fondasi ketahanan nasional dan kesinambungan pembangunan. Posisi Indonesia yang strategis di persimpangan Samudra Hindia dan Pasifik memperbesar peluang ekonomi, tetapi juga menambah kerentanan terhadap guncangan eksternal yang memengaruhi iklim usaha, kebijakan, dan kepercayaan publik.

Sorotan

  • Stabilitas politik Indonesia dianggap krusial untuk menjaga konsistensi kebijakan jangka panjang, khususnya hilirisasi mineral, infrastruktur, dan ketahanan pangan.
  • Pemerintah dinilai perlu menjaga daya beli masyarakat dan memberi stimulus sektor produktif tanpa terganggu dinamika politik jangka pendek di tengah tekanan ekonomi global.
  • Indonesia perlu menjaga stabilitas internal untuk mempertahankan sentralitas ASEAN di tengah persaingan geopolitik, terutama menghadapi ketegangan Laut China Selatan dan krisis regional.

Stabilitas domestik untuk menjaga arah pembangunan

Seperti ditulis Kompas, pembahasan ini menempatkan stabilitas politik sebagai instrumen pertahanan nonmiliter yang penting ketika dunia menghadapi perang dagang, konflik geopolitik, inflasi global, krisis energi, perubahan iklim, dan gangguan rantai pasok internasional. Dalam situasi yang oleh banyak pengamat disebut era polikrisis, ancaman terhadap suatu negara tidak lagi datang dari satu sumber tunggal, sehingga kemampuan menjaga ketahanan di dalam negeri menjadi faktor utama.

Bagi Indonesia, kebutuhan itu semakin besar karena agenda pembangunan saat ini bergantung pada konsistensi kebijakan jangka panjang. Hilirisasi industri mineral, pembangunan infrastruktur, transformasi digital, transisi energi yang lebih berkelanjutan, dan penguatan ketahanan pangan memerlukan kepastian regulasi, koordinasi antarlembaga yang solid, serta dukungan politik yang berkelanjutan.

Stabilitas politik juga disebut memberi ruang bagi pemerintah untuk menjalankan kebijakan fiskal dan sosial secara efektif saat tekanan ekonomi global meningkat. Dalam kerangka itu, negara perlu menjaga daya beli masyarakat, melindungi kelompok rentan melalui bantuan sosial, dan memberi stimulus bagi sektor produktif tanpa terganggu dinamika politik jangka pendek yang pragmatis.

Peran Indonesia di tengah persaingan kawasan ASEAN

Di tingkat regional, Asia Tenggara kini berada pada titik persimpangan yang semakin penting karena menjadi salah satu pusat persaingan geopolitik dunia. Kepentingan ekonomi, politik, dan keamanan dari U.S., Tiongkok, Jepang, India, hingga Uni Eropa bertemu di kawasan ini, menciptakan peluang kerja sama sekaligus risiko kontestasi pengaruh yang dapat mengganggu stabilitas regional.

Dalam konteks itu, Indonesia dinilai perlu menjaga stabilitas internal agar tetap mampu menopang sentralitas ASEAN. Ketegangan di Laut China Selatan, krisis politik di Myanmar, serta ancaman nontradisional seperti kejahatan lintas negara, ketahanan pangan, keamanan energi, dan perubahan iklim menuntut koordinasi regional yang lebih erat dan posisi nasional yang tetap solid.

Argumen utamanya adalah bahwa demokrasi yang matang tidak identik dengan konflik berkepanjangan, melainkan dengan kemampuan menghasilkan stabilitas, efektivitas pemerintahan, dan keberlanjutan pembangunan. Dengan stabilitas politik yang sehat, Indonesia dinilai memiliki modal strategis untuk menjaga ketahanan nasional dan tetap bergerak maju di tengah perubahan global yang terus berlangsung.

Dalam laporan kami sebelumnya tentang pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Dewan Ekonomi Nasional, dibahas masukan strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang kemudian dianalisis bersama tim ekonomi pemerintah. Forum ini menegaskan pemerintah membuka ruang konsultasi kebijakan, dengan fokus pada langkah-langkah konkret agar arah kebijakan ekonomi tetap konsisten dan mendukung target pembangunan.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.