GMFI siapkan right issue untuk penuhi ketentuan free float pada 2027
PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk menyiapkan right issue sebagai salah satu langkah untuk menaikkan porsi saham publik menjelang batas pemenuhan free float minimum 15 persen pada Maret 2027. Rencana itu melengkapi opsi pelepasan saham oleh pemegang saham eksisting, ketika porsi kepemilikan publik perseroan saat ini masih berada di bawah ketentuan bursa.
Sorotan
- GMFI menyiapkan right issue dan pelepasan saham oleh pemegang saham untuk memenuhi ketentuan minimum free float 15 persen pada Maret 2027.
- Saat ini, Angkasa Pura Indonesia menguasai 65,76 persen saham GMFI dan Garuda Indonesia 27,43 persen, sementara porsi saham publik hanya sekitar 6,77 persen.
- Manajemen menilai peningkatan free float akan mendukung visibilitas GMFI di pasar modal, meningkatkan likuiditas saham, dan memperkuat struktur keuangan perusahaan pada 2026.
Rencana aksi korporasi dan struktur pemegang saham
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, Direktur Utama GMFI Andi Fahrurrozi mengatakan perseroan sedang berdiskusi intensif dengan pemegang sahamnya, termasuk Garuda dan Danantara, untuk menentukan langkah yang akan ditempuh dalam memenuhi aturan free float tersebut. Dalam Public Expose Live 2026 pada Rabu, 10 Juni 2026, ia menegaskan perusahaan telah menyiapkan rencana right issue untuk mengantisipasi ketentuan yang berlaku pada Maret 2027.Menurut Andi, ada dua upaya yang disiapkan perseroan untuk meningkatkan kepemilikan saham publik, yakni pelepasan saham oleh pemegang saham ke pasar dan pelaksanaan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu pada waktu mendatang. Saat ini komposisi pemegang saham GMFI terdiri dari PT Angkasa Pura Indonesia sebesar 65,76 persen dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebesar 27,43 persen, sementara masyarakat non-warkat memegang sekitar 6,5 persen dan masyarakat warkat 0,27 persen.
Andi Fahrurrozi sendiri tercatat memiliki 0,002 persen saham GMFI. Dengan struktur tersebut, perseroan masih perlu meningkatkan porsi saham publik agar memenuhi ambang minimum 15 persen sesuai ketentuan yang akan berlaku pada 2027.
Fokus penguatan keuangan dan implikasi pasar
Manajemen menyatakan upaya penambahan free float juga sejalan dengan target untuk meningkatkan visibilitas perusahaan di pasar modal dan menciptakan nilai bagi pemegang saham melalui strategi pertumbuhan yang konsisten serta komunikasi yang transparan dengan komunitas investasi. Perusahaan menilai langkah itu dapat memperkuat kepercayaan pasar, meningkatkan likuiditas perdagangan saham, dan memperluas basis investor secara berkelanjutan.Pada 2026, GMFI juga berkomitmen memperkuat basis aset, menata posisi ekuitas agar tetap positif, serta membangun struktur keuangan yang lebih sehat dan tangguh. Bagi sektor perawatan pesawat di Indonesia, pemenuhan free float dan penyehatan struktur keuangan dapat menjadi faktor penting untuk memperluas akses pendanaan pasar modal serta mendukung fleksibilitas operasional perusahaan.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang pembukaan perdagangan IHSG pada 10 Juni 2026, kami mencatat indeks terkoreksi tipis setelah reli tajam pada sesi sebelumnya, dengan mayoritas sektor bergerak di zona merah. Kami juga menyoroti dinamika pergerakan saham penggerak serta sinyal bahwa sentimen awal pasar belum sepenuhnya stabil meski ada penopang dari sektor teknologi dan konsumer siklikal.
Berita Bank Indonesia Terbaru
- Forex
- Crypto