IHSG menguat pada pembukaan perdagangan, saham energi dan properti menopang kenaikan

IHSG menguat pada pembukaan perdagangan, saham energi dan properti menopang kenaikan
IHSG dibuka menguat

Perdagangan saham di Jakarta dibuka positif pada Jumat, 12 Juni 2026, dengan Indeks Harga Saham Gabungan naik ke level 5.960 pada awal sesi. Penguatan awal ini diikuti dominasi saham yang bergerak di zona hijau serta kenaikan pada sejumlah indeks utama dan mayoritas sektor di Bursa Efek Indonesia.

Sorotan

  • IHSG dibuka naik 74,38 poin atau 1,26 persen ke level 5.960, dengan nilai transaksi awal Rp1,1 triliun dan volume 1,1 miliar saham.
  • Mayoritas sektor, termasuk energi dan properti, menopang kenaikan IHSG, sedangkan sektor kesehatan satu-satunya yang melemah pada awal perdagangan.
  • Top gainers hari ini adalah TMPO, POLU, dan BMSR, sementara top losers terdiri dari XIIC, PSAB, dan XCIS.

Kinerja awal perdagangan dan pergerakan indeks

Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, IHSG dibuka menguat 74,38 poin atau 1,26 persen ke level 5.960 pada perdagangan hari ini. Dalam semenit pertama, indeks melanjutkan penguatan 1,24 persen ke 5.958, dengan 380 saham naik, 97 saham melemah, dan 482 saham lainnya tidak berubah.

Nilai transaksi awal mencapai Rp1,1 triliun dengan volume 1,1 miliar lembar saham. Indeks LQ45 naik 1,47 persen ke 595, indeks JII bertambah 1,82 persen ke 353, indeks MNC36 menguat 1,47 persen ke 262, dan IDX30 naik 1,45 persen ke 339.

Dukungan sektoral dan pergerakan saham unggulan

Mayoritas indeks sektoral berada di zona hijau, termasuk energi, properti, industri, infrastruktur, konsumer non siklikal, keuangan, transportasi, bahan baku, konsumer siklikal, dan teknologi. Sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang tercatat melemah pada awal perdagangan.

Tiga saham yang memimpin top gainers adalah PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO), PT Golden Flower Tbk (POLU), dan PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR). Di sisi lain, top losers ditempati oleh PT Indo Premier Investment Management Tbk (XIIC), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan PT Ciptadana Asset Management Tbk (XCIS).

Dalam laporan kami sebelumnya tentang rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan Tahap I 2026 oleh PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII), kami mengulas upaya bank menghimpun dana hingga Rp2 triliun untuk memperkuat aset produktif dan ekspansi penyaluran kredit. Kami juga menyoroti jadwal penawaran, peringkat idAAA, serta perbaikan kinerja 2025—mulai dari kenaikan laba, penurunan NPL, hingga penguatan rasio permodalan—yang menjadi latar bagi sentimen pelaku pasar terhadap sektor keuangan di BEI.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.