Allianz Life dan SMBC Indonesia luncurkan asuransi jiwa untuk segmen affluent

Allianz Life dan SMBC Indonesia luncurkan asuransi jiwa untuk segmen affluent
Asuransi jiwa premium baru

Di tengah dorongan penguatan layanan wealth management, PT Asuransi Allianz Life Indonesia dan PT Bank SMBC Indonesia Tbk meluncurkan produk asuransi jiwa tradisional Guardia Income Assurance di Jakarta. Produk ini menyasar nasabah Sinaya Prioritas dan segmen affluent dengan kombinasi manfaat proteksi jiwa, manfaat tunai tahunan, dan fitur perencanaan warisan.

Sorotan

  • Allianz Life dan SMBC Indonesia meluncurkan Guardia Income Assurance, asuransi jiwa tradisional untuk mendukung perencanaan keuangan segmen affluent dan nasabah Sinaya Prioritas.
  • Manfaat meninggal dunia berkisar antara 102%-120% dari total premi di lima tahun pertama, dengan manfaat tunai tahunan dijamin sebesar 8% premi tahunan hingga tahun kesembilan.
  • Premi dibayar selama lima tahun dengan masa asuransi 10 tahun dan uang pertanggungan maksimal Rp 3 miliar tanpa pemeriksaan medis, menggunakan metode underwriting Guaranteed Issuance Offer (GIO).

Peluncuran produk dan fitur perlindungan

Seperti diberitakan KONTAN Indonesia, Guardia Income Assurance diperkenalkan sebagai produk asuransi jiwa tradisional hasil kolaborasi Allianz Life dan SMBC Indonesia untuk mendukung perencanaan keuangan keluarga yang lebih terstruktur. Chief Partnership Distribution Officer Allianz Life Indonesia, Ancilla Lily, mengatakan produk itu dirancang untuk membantu menjaga stabilitas finansial keluarga di masa depan, termasuk dalam persiapan warisan.

Produk tersebut memberikan manfaat meninggal dunia sebesar 102% dari total premi yang telah dibayarkan pada tahun polis pertama hingga kedua. Pada tahun polis ketiga hingga kelima, manfaat meninggal dunia menjadi 120% dari total premi yang telah dibayarkan, sedangkan pada tahun polis keenam dan seterusnya manfaat dibayarkan sebesar uang pertanggungan sesuai ketentuan polis.

Allianz Life juga menawarkan tambahan manfaat meninggal dunia akibat kecelakaan sebesar satu kali manfaat meninggal dunia apabila tertanggung meninggal dunia dalam waktu 90 hari sejak kecelakaan. Selain itu, pemegang polis berhak atas manfaat tunai tahunan yang dijamin sebesar 8% dari nilai premi tahunan pada setiap akhir tahun polis, mulai tahun polis pertama hingga tahun polis kesembilan.

Pada akhir masa pertanggungan, perusahaan membayarkan manfaat akhir kontrak sebesar 110% dari total premi yang telah dibayarkan apabila tertanggung masih hidup dan polis tetap aktif. Produk ini memiliki masa pembayaran premi lima tahun dengan masa asuransi 10 tahun, serta memakai metode underwriting Guaranteed Issuance Offer, GIO, melalui pernyataan kesehatan tanpa pemeriksaan medis dengan maksimal uang pertanggungan hingga Rp 3 miliar sesuai ketentuan yang berlaku.

Fokus pada nasabah prioritas dan strategi wealth management

Lilyana Sutianto, Wealth Management Business Head SMBC Indonesia, menyatakan kolaborasi dengan Allianz Life menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan wealth management bank. Fokusnya berada pada nasabah Sinaya Prioritas serta segmen affluent atau nasabah kelas menengah atas.

Peluncuran produk ini menunjukkan persaingan industri perbankan dan asuransi dalam menawarkan solusi proteksi yang terintegrasi dengan kebutuhan pengelolaan kekayaan. Bagi kedua perusahaan, produk ini memperluas pilihan bagi nasabah yang mencari instrumen perlindungan jiwa dengan manfaat tunai terjadwal dan kepastian manfaat pada akhir kontrak.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang kolaborasi BTN dan Universitas Padjadjaran untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan, kami menyoroti fokus edukasi finansial bagi mahasiswa yang dinilai sudah akrab dengan produk keuangan, tetapi masih menghadapi tantangan perencanaan jangka panjang. Kami juga mengulas pesan BTN agar generasi muda menghindari perilaku konsumtif, memahami utang produktif vs konsumtif, serta memanfaatkan program magang dan pengembangan talenta yang dibuka lewat kerja sama tersebut.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.