Aksi mahasiswa di Sudirman bertahan hingga malam, tekanan keamanan di Jakarta Pusat meningkat
Aksi mahasiswa dari sejumlah universitas masih berlangsung di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, hingga Jumat malam, dengan barisan terdepan diisi mahasiswa IPB dan Universitas Pancasila. Situasi ini menandai berlanjutnya tekanan jalanan di koridor bisnis ibu kota ketika aparat tetap menutup akses massa ke Bundaran HI.
Sorotan
- Aksi mahasiswa di koridor Sudirman-Thamrin Jakarta Pusat bertahan hingga malam, meningkatkan tekanan keamanan dengan kehadiran polisi dan TNI memperkuat barikade.
- Demo memicu gangguan pada mobilitas kawasan perkantoran dan transportasi malam hari, khususnya di sekitar UOB Plaza dan Thamrin Nine Ballroom.
- Lima tuntutan utama massa termasuk penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM serta penghentian pemborosan APBN dan militerisme di ranah sipil.
Perkembangan aksi dan posisi aparat
Seperti dilaporkan Kompas.com, pada pantauan pukul 18.45 WIB massa yang berada di garis depan merupakan mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor dan Universitas Pancasila, sementara kelompok berjaket kuning dari Universitas Indonesia memutuskan mundur dan kembali ke kampus. Di tengah kondisi yang mulai gelap, massa terus menjaga intensitas aksi dengan yel-yel dan lagu perjuangan sambil berupaya bergerak maju ke arah barikade polisi.Seruan untuk maju kembali terdengar ketika massa menyanyikan "Halo-Halo Bandung" dan "Maju Tak Gentar". Aparat polisi dan TNI yang berada di balik barikade kemudian kembali bersiaga untuk menahan pergerakan massa.
Sejumlah peserta aksi juga mulai memakai helm, masker gas, dan kacamata sebagai antisipasi terhadap kemungkinan penggunaan gas air mata. Hingga waktu pemantauan tersebut, polisi dan TNI masih memblokade jalur massa di depan UOB Plaza dan Thamrin Nine Ballroom, sementara kendaraan taktis bertuliskan Satsamapta Polda Metro Jaya mulai mendekati titik aksi.
Dampak kawasan dan tuntutan demonstran
Massa terus meminta agar barikade dibuka sehingga mereka dapat menggelar unjuk rasa di Bundaran HI, salah satu titik utama di pusat aktivitas bisnis Jakarta. Bertahannya demonstrasi di koridor Sudirman-Thamrin berpotensi memperpanjang gangguan mobilitas di kawasan perkantoran dan transportasi pada jam malam.Lima tuntutan utama yang dibawa massa meliputi penghentian pemborosan APBN, penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM, penghentian Program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, penghentian militerisme di ranah sipil, serta tuntutan agar Prabowo mengakui kesalahan pemerintah. Di lapangan, massa masih bertahan, saling berteriak, dan memberi tepuk tangan saat orasi berlangsung.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang pengalihan lokasi aksi BEM UI dari Bundaran HI, kami mengulas bagaimana Polda Metro Jaya mengarahkan massa ke sekitar Patung Kuda atau depan DPR/MPR untuk menjaga kelancaran aktivitas masyarakat dan perekonomian di pusat kota. Kami juga merangkum dinamika perubahan rute, dampaknya pada lalu lintas, serta lima tuntutan utama mahasiswa yang menjadi inti demonstrasi.
Berita Indonesia Terbaru
- Forex
- Crypto