Indonesia sambut adopsi standar kerja layak bagi pekerja platform di ILC
Pertumbuhan ekonomi digital yang cepat mendorong kebutuhan aturan kerja yang lebih jelas bagi jutaan pekerja platform di Indonesia. Adopsi standar ketenagakerjaan internasional tentang kerja layak dalam ekonomi platform dinilai memberi acuan baru bagi pemerintah, pekerja, dan pelaku usaha.
Sorotan
- Indonesia menyambut adopsi standar ketenagakerjaan internasional terkait kerja layak dalam ekonomi platform pada Sidang Pleno Penutupan International Labour Conference, ILC.
- Konvensi baru memberikan kerangka penting untuk menyeimbangkan pelindungan pekerja platform digital dan fleksibilitas negara dalam mengadopsi kebijakan sesuai hukum nasional.
- Standar internasional tentang keselamatan, remunerasi adil, regulasi berbasis fakta, dan pelindungan sosial diproyeksikan menjadi acuan kebijakan ketenagakerjaan di sektor ekonomi digital Indonesia.
Standar baru untuk ekonomi platform
Seperti dilaporkan Kompas.com, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyambut baik adopsi standar ketenagakerjaan internasional yang secara khusus membahas kerja layak dalam ekonomi platform dalam Sidang Pleno Penutupan International Labour Conference, ILC. Ia menyatakan standar itu menjadi kabar baik bagi pemerintah, pekerja, dan pelaku usaha di ekosistem ekonomi platform.Menurut Yassierli, perkembangan ekonomi platform mengubah cara masyarakat bekerja, mencari penghasilan, dan mengakses peluang ekonomi. Karena itu, pelindungan pekerja perlu berjalan beriringan dengan ruang inovasi dan pertumbuhan bisnis digital agar transformasi ekonomi digital memberi manfaat lebih luas.
Ia menjelaskan konvensi mengenai kerja layak dalam ekonomi platform menjadi kerangka penting bagi negara anggota International Labour Organization, ILO. Indonesia menilai konvensi tersebut dapat menjaga keseimbangan antara penguatan pelindungan pekerja platform digital dan fleksibilitas setiap negara dalam penerapannya, sehingga tetap bisa disesuaikan dengan hukum dan praktik nasional masing-masing.
Dampak bagi pekerja dan pelaku usaha
Yassierli menyoroti sejumlah prinsip penting dalam standar tersebut, termasuk keselamatan dan kesehatan kerja, remunerasi yang adil, pelindungan sosial, transparansi dalam penggunaan sistem otomatis, pelindungan data pribadi, proses yang adil, serta pendekatan regulasi berbasis fakta.Ia menilai isu kerja layak dalam ekonomi platform semakin relevan bagi kehidupan sehari-hari, terutama bagi pengemudi ojek online, kurir online, dan pekerja yang mengandalkan aplikasi untuk memperoleh pekerjaan dan pendapatan. Kelompok ini membutuhkan kepastian pelindungan, transparansi sistem, jaminan keselamatan dan kesehatan kerja, serta keadilan dalam memperoleh penghasilan.
Dengan posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi digital yang cepat dan jutaan pekerja platform digital, standar internasional ini berpotensi menjadi rujukan penting bagi penyusunan kebijakan ketenagakerjaan dan tata kelola bisnis platform ke depan.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang aksi mahasiswa dan pengemudi ojek online di kawasan Thamrin–Dukuh Atas, massa sempat tertahan akibat blokade sebelum situasi beralih ke fase dialog dengan aparat dan pergerakan kembali dibuka dengan pengawalan. Kami juga merangkum dinamika pengalihan rute serta lima tuntutan utama demonstran, yang menyoroti tekanan biaya hidup dan kebijakan pemerintah.
Berita Indonesia Terbaru
- Forex
- Crypto