Ashutosh Sureka

Kemenhub targetkan perluasan jaringan kereta api nasional untuk tekan biaya logistik

Kemenhub targetkan perluasan jaringan kereta api nasional untuk tekan biaya logistik
Ekspansi besar jalur kereta

Pemerintah menargetkan jaringan kereta api nasional mencapai 10.524 kilometer guna memperkuat konektivitas antardaerah dan meningkatkan efisiensi distribusi barang. Target itu memperluas jaringan aktif yang saat ini sekitar 6.927 kilometer dan mencakup pengembangan layanan perkotaan sebagai penopang mobilitas masyarakat.

Sorotan

  • Kementerian Perhubungan menargetkan perluasan jaringan kereta api hingga 10.524 kilometer untuk memperluas akses dan pemerataan ekonomi nasional.
  • Proyek strategis meliputi Kereta Api Trans Sumatera, kereta logistik Kalimantan, dan operasional Kereta Api Makassar-Parepare guna mendukung efisiensi distribusi barang.
  • Pengembangan kereta logistik diharapkan menurunkan biaya logistik nasional dan mengurangi ketergantungan pada angkutan jalan raya.

Target jaringan dan proyek prioritas

Kementerian Perhubungan, dalam keterangan resmi pada Minggu, menyatakan pengembangan jaringan perkeretaapian diposisikan tidak hanya sebagai pembangunan infrastruktur transportasi, tetapi juga sebagai instrumen untuk memperluas akses masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan perluasan jaringan rel menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menghadirkan manfaat ekonomi yang lebih luas, termasuk aksesibilitas yang lebih baik dan distribusi barang yang lebih efisien di berbagai daerah.

Sejumlah proyek strategis yang tengah didorong pemerintah meliputi pembangunan jaringan Kereta Api Trans Sumatera, pengembangan kereta logistik di Kalimantan, penyelesaian operasional Kereta Api Makassar-Parepare, serta pengembangan layanan kereta api perkotaan di berbagai wilayah.

Dampak pada logistik dan konektivitas nasional

Menurut Kemenhub, kehadiran kereta logistik diharapkan memperkuat distribusi barang, mengurangi ketergantungan pada angkutan jalan raya, dan meningkatkan efisiensi rantai pasok nasional. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menekan biaya logistik yang selama ini masih relatif tinggi.

Jaringan aktif nasional saat ini tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan Papua. Dengan target perluasan hingga 10.524 kilometer, pemerintah menempatkan pengembangan perkeretaapian sebagai salah satu tulang punggung konektivitas wilayah dan mobilitas masyarakat di tingkat nasional.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang rencana pembebasan PPN tiket pesawat domestik, kami menyoroti potensi kebijakan ini untuk menurunkan harga tiket dan memperluas akses transportasi udara antardaerah. Kami juga mencatat dampaknya yang dapat mendorong mobilitas, memperkuat konektivitas nasional, serta memberi efek berantai bagi pariwisata, logistik, dan UMKM.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.