Ashutosh Sureka

DKI Jakarta membuka 2.843 lowongan padat karya untuk warga ber-KTP DKI

DKI Jakarta membuka 2.843 lowongan padat karya untuk warga ber-KTP DKI
2.843 lowongan DKI Jakarta

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 2.843 lowongan kerja melalui program padat karya sebagai bantalan sosial bagi warga yang terdampak tekanan ekonomi. Peserta yang lolos seleksi menerima upah setara UMP DKI Jakarta sebesar Rp 5,7 juta per bulan, dengan tahap awal program direncanakan berjalan selama tiga bulan.

Sorotan

  • Pemprov DKI Jakarta membuka 2.843 lowongan padat karya untuk warga ber-KTP DKI dengan pendaftaran online dan seleksi oleh berbagai OPD.
  • Periode kerja bervariasi, misal posisi flagman Dinas Bina Marga 41 hari mulai 1 Juli–10 Agustus 2026, dan pendaftaran ditutup 25 Juni 2026.
  • Program menawarkan upah setara UMP DKI Jakarta, bertujuan meningkatkan daya beli, konsumsi lokal, dan mengurangi pengangguran pada tingkat kelurahan dan RW.

Skema pendaftaran dan jadwal penempatan

Seperti dilaporkan Kompas.com, pendaftaran program padat karya DKI Jakarta dilakukan secara online melalui laman resmi Pemprov DKI Jakarta, dengan syarat utama peserta memiliki KTP DKI Jakarta. Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengatakan program ini dirancang agar bantuan kerja dapat menjangkau warga yang membutuhkan sekaligus membantu mengurangi pengangguran dan mendorong perputaran ekonomi di tingkat kelurahan dan RW.

Peserta yang diterima dijadwalkan mulai bekerja pada berbagai periode, bergantung pada posisi dan instansi yang membuka lowongan. Tahap awal program berlangsung selama tiga bulan dan masih berpeluang diperpanjang sesuai kebutuhan serta hasil evaluasi.

Lowongan yang tercantum dalam laman program mencakup petugas lalu lintas atau flagman di Dinas Bina Marga dengan periode kerja 41 hari, mulai 1 Juli 2026 hingga 10 Agustus 2026, dan batas pendaftaran 25 Juni 2026. Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta juga membuka posisi petugas pembangunan JPO 1 untuk masa kerja 1 Juli 2026 sampai 30 September 2026, dengan pendaftaran ditutup 26 Juni 2026.

Dinas Sumber Daya Air membuka posisi petugas keamanan dan pekerja lapangan, masing-masing untuk periode 1 Juli 2026 hingga 30 September 2026, dengan tenggat pendaftaran 26 Juni 2026. Lowongan lain juga tersedia di Sudin Sumber Daya Air Kota Administrasi Jakarta Barat untuk posisi pekerja, serta di Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Administrasi Jakarta Barat untuk posisi administrasi, dengan jadwal kerja dan batas pendaftaran yang sama.

Dampak program bagi pasar kerja Jakarta

Program padat karya ini menjadi salah satu instrumen Pemprov DKI Jakarta untuk menahan tekanan ekonomi di tingkat rumah tangga melalui pembukaan pekerjaan jangka pendek. Skema ini juga memberi peluang pendapatan formal bagi warga Jakarta di tengah kebutuhan menjaga daya beli dan aktivitas ekonomi lingkungan.

Dengan upah setara UMP DKI Jakarta, program tersebut berpotensi meningkatkan konsumsi lokal di wilayah kelurahan dan RW tempat para pekerja berdomisili. Keterlibatan berbagai OPD dan suku dinas juga menunjukkan bahwa kebutuhan tenaga kerja sementara tersebar di sejumlah fungsi layanan publik, mulai dari infrastruktur hingga pertamanan dan pengelolaan sumber daya air.

Dalam laporan kami sebelumnya tentang pembukaan pendaftaran program padat karya Pemprov DKI Jakarta, kami membahas penyediaan 2.843 lowongan di berbagai dinas dengan proses pendaftaran daring bertahap pada akhir Juni hingga awal Oktober 2026. Kami juga menyoroti bahwa peserta yang lolos menerima gaji bulanan setara UMP DKI Jakarta 2026 dengan kontrak tiga sampai enam bulan tanpa syarat pendidikan formal, sehingga program ini diposisikan sebagai bantalan sosial untuk menjaga ekonomi rumah tangga pencari kerja.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.