Bank Muamalat catat lonjakan transaksi QRIS, ditopang akuisisi merchant

Bank Muamalat catat lonjakan transaksi QRIS, ditopang akuisisi merchant
Transaksi QRIS Meroket

Pertumbuhan pembayaran digital mendorong penggunaan QRIS di layanan mobile banking Bank Muamalat hingga Mei 2026. Kenaikan nilai dan volume transaksi ini sejalan dengan perluasan jaringan merchant perseroan di berbagai wilayah Indonesia.

Sorotan

  • Bank Muamalat mencatat pertumbuhan transaksi QRIS sebesar 74,87% year-on-year dan volume transaksi naik 58,12% per Mei 2026 melalui aplikasi Muamalat DIN.
  • Jumlah merchant QRIS Bank Muamalat per Mei 2026 meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan periode sebelumnya, didorong ekspansi dan penetrasi merchant.
  • Penyebaran merchant kini meluas ke luar Jawa, meningkatkan inklusi pembayaran syariah dan memperkuat daya saing Bank Muamalat di sektor perbankan syariah.

Pertumbuhan transaksi dan ekspansi merchant

KONTAN melaporkan, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat jumlah transaksi QRIS melalui aplikasi Muamalat DIN tumbuh 74,87% secara tahunan per Mei 2026, sementara volume transaksi naik 58,12% pada periode yang sama.

Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan pertumbuhan itu didorong perubahan preferensi nasabah yang semakin mengandalkan transaksi digital untuk aktivitas harian. Dalam keterangan resmi pada Rabu, 17 Juni 2026, ia menyebut perseroan terus mengoptimalkan Muamalat DIN sekaligus melakukan penetrasi dan akuisisi merchant.

Menurut Ricky, perluasan merchant menjadi salah satu faktor utama yang mengangkat penggunaan QRIS di lingkungan Bank Muamalat. Jumlah merchant QRIS perseroan per Mei 2026 juga meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan periode sebelumnya.

Dampak bagi inklusi pembayaran syariah

Layanan QRIS acquiring Bank Muamalat mulai diperkenalkan pada Januari 2022 dan ditujukan bagi pelaku usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah yang memenuhi persyaratan sebagai merchant. Perseroan menilai penguatan ekosistem merchant penting agar masyarakat dapat langsung memakai transaksi digital dalam keseharian setelah edukasi dan literasi dilakukan.

Bank Muamalat menyatakan sebaran merchant kini tidak hanya terkonsentrasi di Jawa, tetapi juga meluas ke berbagai wilayah Indonesia. Menurut perseroan, tren ini menunjukkan penggunaan QRIS makin inklusif, menjangkau lebih banyak pelaku usaha daerah, serta memperkuat daya saing bank di industri perbankan syariah melalui strategi transformasi digital.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang pertumbuhan pembiayaan digital PT Sahabat Mikro Fintek (Samir), kami menyoroti bagaimana permintaan pendanaan cepat dari UMKM masih membuka ruang ekspansi, dengan pembiayaan yang diklaim tumbuh 50% secara tahunan hingga April 2026. Kami juga mencatat strategi Samir menekankan prinsip kehati-hatian, kepatuhan pada aturan OJK, serta perlindungan konsumen, di tengah sebaran penyaluran yang masih didominasi Jawa namun mulai meluas ke luar Jawa seperti Sumatra.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.