Electronic City perluas jangkauan pelanggan lewat EC Agents dan Service City
PT Electronic City Indonesia Tbk menyiapkan perluasan jangkauan pelanggan melalui inisiatif EC Agents dan Service City setelah pemegang saham menyetujui agenda utama dalam RUPST 17 Juni 2026. Langkah itu melengkapi strategi digitalisasi dan ekspansi perseroan saat memasuki tahun ke-25 operasionalnya pada 2026.
Sorotan
- PT Electronic City Indonesia Tbk mencatat pendapatan Rp 2,18 triliun pada 2025 dan mengembangkan EC Agents serta Service City untuk perluasan pasar.
- RUPST 17 Juni 2026 menyetujui laporan tahunan, penggunaan laba bersih 2025, susunan dewan, serta remunerasi direksi dan komisaris untuk 2026.
- Electronic City membuka gerai baru di Gading Serpong pada November 2025, meraih penghargaan TOP BRAND 2025 dan menyiapkan inovasi layanan serta kolaborasi strategis menyambut 2026.
Hasil RUPST dan arah strategi 2026
KONTAN melaporkan, PT Electronic City Indonesia Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 17 Juni 2026 di Hotel Borobudur Jakarta dan secara online melalui aplikasi easy.KSEI. Dalam rapat itu, pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan Tahun Buku 2025, termasuk laporan pengawasan Dewan Komisaris serta laporan keuangan perusahaan dan entitas anak yang diaudit Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris, anggota independen Moore Global Network, dengan opini wajar tanpa modifikasian dalam semua hal yang material.
RUPST juga menetapkan susunan Dewan Komisaris dan Direksi perseroan. Selain itu, rapat menyetujui penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2025, penunjukan akuntan publik untuk audit laporan keuangan, serta remunerasi anggota Direksi dan Komisaris untuk 2026.
Pada 2025, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 2,18 triliun. Sebagai bagian dari strategi bisnis, perusahaan mengembangkan EC Agents dan Service City untuk memperluas jangkauan sekaligus mempererat kedekatan dengan pelanggan dalam ekosistem Electronic City yang lebih menyeluruh.
Dorongan ekspansi dan posisi di ritel elektronik
Perseroan menyatakan digitalisasi menjadi penopang peningkatan efisiensi, kecepatan layanan, dan kualitas pengalaman pelanggan. Upaya itu berjalan seiring ekspansi bisnis, termasuk pembukaan gerai terbaru di Gading Serpong yang resmi beroperasi sejak pertengahan November 2025.Pada tahun yang sama, Electronic City juga mencatat sejumlah penghargaan, antara lain dari TOP BRAND 2025, Electronic Retail of The Year dari HIPPINDO untuk kategori supermarket elektronik terbaik, serta penghargaan dari mitra merek. Perseroan menilai capaian tersebut menjadi dorongan untuk terus berinovasi dan memperkuat posisinya sebagai peritel modern elektronik di Indonesia.
Memasuki 2026, yang bertepatan dengan 25 tahun Electronic City, perusahaan menyiapkan inovasi layanan, program loyalitas pelanggan yang lebih menarik, dan kolaborasi strategis dengan mitra. Fokus tersebut menunjukkan upaya perseroan memperkuat daya saing di sektor ritel elektronik nasional sambil memperluas basis pelanggan.
Agenda RUPST BEI pada 29 Juni 2026 dan proses penetapan direksi baru periode 2026–2030 sebelumnya kami soroti sebagai bagian dari dinamika tata kelola pasar modal. Dalam artikel tersebut, kami mencatat Jeffrey Hendrik tercantum sebagai calon Direktur Utama dalam draf yang beredar, namun susunan pengurus ditegaskan belum final hingga disahkan pemegang saham sesuai mekanisme formal dan ketentuan POJK.
Berita Quotex Terbaru
- Forex
- Crypto