DBS Indonesia catat pertumbuhan AUM wealth management 7% hingga Mei 2026
Di tengah persaingan layanan pengelolaan kekayaan di perbankan, PT Bank DBS Indonesia terus mendorong ekspansi bisnis wealth management pada tahun ini. Hingga Mei 2026, dana kelolaan bisnis tersebut tumbuh 7% secara tahunan, didukung kenaikan akuisisi nasabah baru dan pemanfaatan jaringan global grup DBS.
Sorotan
- DBS Indonesia mencatat pertumbuhan asset under management wealth management sebesar 7% year on year hingga Mei 2026.
- Akuisisi nasabah baru wealth management DBS Indonesia naik 73% pada Mei 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
- Strategi pertumbuhan wealth management DBS Indonesia didukung analisis data investasi dan jaringan global DBS Group untuk memperkuat layanan dan ekspansi bisnis.
Pertumbuhan dana kelolaan dan nasabah
KONTAN melaporkan, PT Bank DBS Indonesia melihat bisnis wealth management masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar di Indonesia. Consumer Banking Director DBS Indonesia Melfrida Gultom mengatakan total dana kelolaan atau asset under management, AUM, wealth management perseroan tumbuh 7% year on year hingga Mei 2026.Pertumbuhan itu ditopang oleh bertambahnya jumlah nasabah wealth management. Pada Mei 2026, tingkat akuisisi nasabah baru untuk bisnis ini naik 73% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Melfrida menyatakan bisnis wealth management DBS Indonesia terus bertumbuh pada tahun ini. Ia juga menilai perseroan berada di antara bank yang unggul dalam segmen tersebut di pasar domestik.
Dukungan analisis investasi dan jaringan global
Menurut Melfrida, keunggulan DBS Indonesia dalam wealth management didukung oleh kemampuan analisis data investasi dan jaringan internasional DBS Group. Faktor itu menjadi salah satu dasar optimisme bank untuk terus memperbesar bisnis layanan pengelolaan kekayaan di Indonesia.Dalam media gathering DBS Indonesia di Jakarta pada Kamis, 18 Juni 2026, Melfrida menegaskan strategi pertumbuhan wealth management bank bertumpu pada kekuatan berbasis insight. Pendekatan itu digunakan untuk memperkuat layanan kepada nasabah sekaligus menangkap peluang pertumbuhan di segmen wealth.
Kemitraan strategis BRI Manajemen Investasi dengan platform reksadana digital Ayovest pernah kami ulas sebagai langkah memperluas distribusi produk reksadana dan mendorong pertumbuhan assets under management (AUM). Kolaborasi ini membuka akses investor ritel ke pilihan reksadana konvensional dan syariah, sekaligus mendukung literasi serta inklusi investasi melalui kanal digital yang lebih efisien.
Berita AUD/USD Terbaru
- Forex
- Crypto