Mahasiswa padati DPR, desak evaluasi harga Pertamax di Jakarta

Mahasiswa padati DPR, desak evaluasi harga Pertamax di Jakarta
Mahasiswa desak evaluasi Pertamax

Aksi mahasiswa mulai berlangsung di depan gerbang utama DPR/MPR RI di Jakarta Pusat pada Jumat (19/6/2026) dengan tuntutan evaluasi kenaikan harga BBM Pertamax. Unjuk rasa ini melibatkan sejumlah kampus dan menambah tekanan publik terhadap kebijakan energi pemerintah di ibu kota.

Sorotan

  • Ratusan mahasiswa HMI dan Universitas Mercubuana berdemo di depan DPR/MPR RI Jakarta pada 19 Juni 2026 menuntut evaluasi harga Pertamax.
  • Aksi demonstrasi menuntut kebijakan harga energi juga akan diikuti mahasiswa Universitas Trisakti dan Esa Unggul yang masih berkoordinasi di sekitar Senayan.
  • Pusat aksi di kompleks parlemen menegaskan harga Pertamax menjadi isu kritis dengan perhatian luas dari berbagai kelompok mahasiswa perkotaan.

Gelombang aksi mahasiswa di kompleks DPR

Seperti diberitakan Kompas.com, ratusan mahasiswa mulai berdatangan ke depan pintu gerbang utama DPR/MPR RI di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, untuk menggelar demonstrasi pada Jumat (19/6/2026). Kelompok yang pertama tiba berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam, atau HMI, sekitar pukul 15.35 WIB dengan membawa satu mobil komando.

Dalam orasinya, massa HMI menyampaikan desakan agar pemerintah mengevaluasi kenaikan harga bahan bakar minyak Pertamax. Sekitar 10 menit kemudian, ratusan mahasiswa Universitas Mercubuana yang mengenakan jaket almamater merah juga tiba di kawasan depan gerbang utama DPR/MPR RI.

Massa Universitas Mercubuana melakukan long march dari depan Kantor TVRI di Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta Pusat. Mereka membawa spanduk bertuliskan "Kampus Merah Kami Marah" sebagai bagian dari penyampaian sikap dalam aksi tersebut.

Tekanan terhadap kebijakan harga energi

Selain dua kelompok yang sudah tiba di lokasi, demonstrasi pada Jumat juga akan diikuti oleh massa dari Universitas Trisakti dan Universitas Esa Unggul. Kedua kelompok mahasiswa itu saat ini masih melakukan koordinasi di Jalan Gerbang Pemuda, kawasan Pintu 10 Gelora Bung Karno.

Terpusatnya aksi di depan kompleks parlemen menunjukkan DPR menjadi sasaran utama penyampaian aspirasi terkait kebijakan harga energi. Kehadiran beberapa kelompok mahasiswa dari kampus berbeda juga menandakan isu harga Pertamax berkembang menjadi perhatian yang lebih luas di kalangan publik perkotaan.

Dalam laporan kami sebelumnya tentang aksi “Tritura Kembali” mahasiswa Universitas Trisakti menuju Gedung DPR RI pada 19 Juni, kami merangkum tiga tuntutan utama: pemulihan ekonomi-politik, evaluasi kinerja pejabat publik, dan pengembalian supremasi sipil. Artikel tersebut juga menyoroti desakan penurunan harga bahan pokok dan BBM, evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, serta penolakan UU Polri dan beberapa proyek strategis nasional, termasuk gambaran rute konsolidasi dari kawasan TVRI menuju kompleks parlemen.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.