Kenaikan BI Rate ke 5,25% mendorong bank menata ulang strategi pendanaan di tengah potensi tertahannya ekspansi kredit. Krom Bank memilih memperbesar penghimpunan current account savings account (CASA) dan menjaga bunga deposito tetap stabil untuk menekan biaya dana serta melindungi margin.
Sorotan
- Krom Bank Indonesia Tbk mencatat pertumbuhan CASA sebesar 161% menjadi Rp 2,42 triliun pada akhir Mei 2026, didorong aktivitas nasabah dan inovasi digital.
- Jumlah nasabah deposito tumbuh 116% secara tahunan, dengan Krom Bank tetap mempertahankan suku bunga deposito di tengah tren kenaikan BI Rate.
- Krom Bank fokus memperkuat likuiditas dan penghimpunan dana murah lewat ekosistem digital dan fitur layanan baru untuk menjaga NIM tanpa perang bunga.
Strategi likuiditas di tengah suku bunga tinggi
Seperti dilaporkan KONTAN, PT Krom Bank Indonesia Tbk mencatat posisi CASA sebesar Rp 2,42 triliun pada akhir Mei 2026, naik 161% dibandingkan Rp 930 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Presiden Direktur Krom Bank Anton Hermawan mengatakan pertumbuhan dana murah itu didorong oleh peningkatan aktivitas nasabah, inovasi produk digital, dan strategi perseroan dalam menjaga bunga tabungan tetap kompetitif.Di tengah tren suku bunga yang masih tinggi, perseroan mengaku belum melihat perpindahan dana nasabah secara besar-besaran dari tabungan dan giro ke deposito. Meski begitu, jumlah nasabah deposito Krom Bank juga tetap tumbuh tinggi, yakni 116% secara tahunan.
Anton mengatakan kenaikan BI Rate memberi tekanan pada biaya dana. Karena itu, bank digital tersebut memprioritaskan penguatan likuiditas dan penghimpunan dana murah agar tidak perlu menaikkan bunga kredit secara agresif, yang dapat menekan net interest margin atau NIM.
Fokus digital untuk menjaga profitabilitas
Krom Bank memutuskan mempertahankan bunga deposito yang berlaku saat ini sebagai bagian dari pengelolaan dana yang prudent. Perseroan juga terus melakukan benchmarking terhadap kondisi pasar dan pergerakan industri untuk menjaga keseimbangan antara daya saing produk simpanan dan keberlanjutan bisnis.Ke depan, bank ini semakin fokus meningkatkan penghimpunan dana murah melalui penguatan ekosistem digital. Menurut Anton, tantangan terbesar saat ini datang dari agresivitas inovasi produk simpanan para pemain bank digital, terutama dalam menawarkan bunga yang kompetitif.
Alih-alih terlibat dalam perang bunga, Krom Bank memilih memperkuat loyalitas dan aktivitas nasabah. Untuk mendukung strategi itu, perseroan terus menambah fitur layanan, meningkatkan fleksibilitas transaksi, serta memperluas kerja sama dengan mitra strategis guna mempercepat akuisisi nasabah baru.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang fokus pemerintah pada efisiensi dan produktivitas perbankan setelah BI Rate naik, kami menyoroti pesan agar bank-bank Himbara memperkuat kinerja operasional tanpa intervensi langsung terhadap penetapan suku bunga kredit. Artikel tersebut juga mencatat bahwa pertumbuhan kredit nasional masih solid, sehingga efisiensi menjadi kunci untuk menjaga fungsi intermediasi dan menahan tekanan biaya dana serta margin.
Berita Bank Indonesia Terbaru
- Forex
- Crypto