BRI Finance siapkan dana pelunasan obligasi Rp 303 miliar pada Juli 2026
Menjelang jatuh tempo surat utang pada Juli 2026, PT BRI Multifinance Indonesia menyiapkan dana untuk melunasi pokok dan bunga Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 Seri B. Kewajiban ini bernilai pokok Rp 303 miliar dan menjadi bagian dari program penerbitan obligasi senilai total Rp 500 miliar untuk memperkuat struktur pendanaan perusahaan.
Sorotan
- BRI Finance menyiapkan dana pelunasan obligasi sebesar Rp 303 miliar yang jatuh tempo pada 11 Juli 2026, disampaikan dalam keterbukaan 19 Juni 2026.
- Dana pelunasan akan tersedia dalam kas dan setara kas perusahaan sebelum jatuh tempo serta disalurkan ke PT Kustodian Sentral Efek Indonesia sesuai jadwal.
- Obligasi yang dilunasi adalah bagian dari Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 dengan total target penghimpunan dana Rp 500 miliar yang diterbitkan dalam dua seri.
Rencana pelunasan dan jadwal pembayaran
KONTAN Indonesia melaporkan, berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada Jumat, 19 Juni 2026, Direktur BRI Finance Primartono Gunawan menyampaikan perusahaan mencadangkan dana untuk pembayaran pokok dan bunga obligasi yang jatuh tempo pada 11 Juli 2026.Primartono menyatakan dana pelunasan akan tersedia dalam rekening kas dan setara kas perusahaan sebelum jatuh tempo. Dana untuk pembayaran pokok dan bunga itu juga akan disetorkan kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia sesuai jadwal yang telah ditentukan.
BRI Finance juga menegaskan tidak terdapat keputusan atau informasi material lain yang berkaitan dengan kesiapan pelunasan obligasi tersebut.
Posisi obligasi dalam struktur pendanaan
Obligasi yang akan dilunasi ini merupakan bagian dari Obligasi II BRI Finance Tahun 2023. Program tersebut memiliki target penghimpunan dana total Rp 500 miliar dan diterbitkan dalam dua seri.Seri A memiliki tenor 370 hari kalender dengan rentang kupon penawaran 5,75% hingga 6,35%, sementara Seri B memiliki tenor tiga tahun dengan rentang kupon penawaran 6,35% hingga 7,00% sejak tanggal emisi. Seluruh dana hasil penawaran umum obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, dipergunakan untuk memperkuat struktur pendanaan perusahaan.
Kesiapan Mandiri Tunas Finance melunasi obligasi jatuh tempo sempat kami ulas, termasuk rencana pembayaran pokok Rp313,51 miliar dan bunga keempat Rp4,82 miliar untuk seri yang jatuh tempo pada 18 Juli 2026. Dalam keterbukaan informasi, perseroan menyebut dana pelunasan akan disalurkan ke PT Kustodian Sentral Efek Indonesia paling lambat pada tanggal jatuh tempo, sebagai bagian dari pengelolaan kewajiban pendanaan dan menjaga kepercayaan investor.
Berita Bank Indonesia Terbaru
- Forex
- Crypto