PLN EPI perkuat literasi keuangan pegawai di tengah volatilitas pasar
Di tengah tekanan ekonomi yang dipengaruhi perubahan suku bunga, dinamika geopolitik, fluktuasi nilai tukar, dan gejolak pasar keuangan, kemampuan mengelola keuangan pribadi menjadi kompetensi yang semakin penting bagi pegawai. PLN EPI menempatkan penguatan literasi keuangan sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia agar pegawai lebih siap menjaga kesehatan finansial dan memilih investasi sesuai profil risiko.
Sorotan
- PLN EPI meluncurkan program literasi keuangan internal untuk membekali pegawai memilih instrumen investasi sesuai tujuan keuangan di tengah volatilitas pasar.
- Direktur Manajemen Human Capital & Administrasi PLN EPI, Dedeng Hidayat, menilai literasi keuangan meningkatkan produktivitas serta ketahanan pegawai dalam menghadapi perubahan ekonomi.
- Literacy & Education Mandiri Sekuritas menyoroti bahwa risiko investasi di tengah ketidakpastian global menuntut strategi yang disiplin, terdiversifikasi, dan berbasis profil risiko.
Program literasi dan strategi investasi pegawai
Sebagaimana diberitakan Okezone Economy Indonesia, PLN EPI menghadirkan program penguatan literasi keuangan untuk membekali pegawai dengan pemahaman yang lebih baik dalam mengelola keuangan, menjaga kesehatan finansial, serta menentukan instrumen investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan masing-masing.Direktur Manajemen Human Capital & Administrasi PLN EPI, Dedeng Hidayat, mengatakan perusahaan memandang literasi keuangan sebagai bagian penting dari pengembangan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, kondisi finansial yang sehat membantu pegawai bekerja lebih fokus, lebih produktif, dan lebih bijak dalam mengambil keputusan saat menghadapi perubahan ekonomi.
Dalam kegiatan tersebut, PLN EPI juga menghadirkan Literacy & Education Mandiri Sekuritas, Norman Yudha Aditya Andreswara. Ia menjelaskan investor perlu membangun strategi yang disiplin, terdiversifikasi, dan selaras dengan profil risiko ketika ketidakpastian ekonomi masih memengaruhi pasar.
Dampak ketidakpastian global pada keputusan investasi
Norman menilai perkembangan ekonomi global, mulai dari ketegangan geopolitik, pergerakan harga komoditas, penguatan aset safe haven, hingga perubahan arus modal global, memengaruhi kondisi ekonomi domestik dan keputusan investasi masyarakat.Ia menekankan pemahaman terhadap instrumen investasi menjadi penting agar keputusan yang diambil tidak hanya berorientasi pada imbal hasil, tetapi juga pada keberlanjutan keuangan jangka panjang. Bagi PLN EPI, penguatan literasi keuangan juga menjadi bagian dari upaya membangun insan perusahaan yang adaptif dan berdaya saing di tengah pasar yang volatil.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang pelemahan IHSG pada perdagangan sesi I, kami mengulas tekanan jual yang menyeret indeks ke 6.037, dengan sektor keuangan dan energi menjadi pemberat utama. Kami juga menyoroti koreksi saham bank berkapitalisasi besar seperti BBNI, BMRI, BBRI, dan BBCA yang dipengaruhi sentimen global, kenaikan BI Rate, serta likuiditas domestik yang lebih ketat—faktor-faktor yang membuat investor perlu lebih selektif dan disiplin dalam menyusun strategi.
Berita Japan Terbaru
- Forex
- Crypto