PLN dinilai krusial untuk menopang target pertumbuhan ekonomi 8 persen
Target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen dinilai bergantung pada keandalan pasokan listrik yang menopang kegiatan usaha dan program pemerintah. Dalam forum pekerja PLN di Jakarta, pejabat Kemenko Polkam juga menempatkan sistem kelistrikan sebagai infrastruktur strategis yang terkait dengan ketahanan negara.
Sorotan
- PT PLN (Persero) dinilai berperan kunci dalam pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen menurut Wamenko Polhukam Lodewijk F. Paulus.
- Lodewijk menegaskan keandalan pasokan listrik sangat penting untuk menjaga kelangsungan pembangunan nasional dan stabilitas sistem ekonomi.
- Sistem kelistrikan nasional disebut memiliki tiga fungsi strategis: mendukung pembangunan, menunjang ketahanan negara, dan menjadi fondasi transformasi digital pemerintah.
Peran kelistrikan dalam target ekonomi
Seperti dikutip dari siaran pers, menurut Kompas, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk F. Paulus mengatakan PT PLN (Persero) memegang peran penting agar sasaran pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen dapat tercapai. Ia menyatakan gangguan pasokan listrik, bahkan dalam periode singkat, akan menghambat pembangunan nasional dan pelaksanaan berbagai agenda pemerintah.Pernyataan itu disampaikan Lodewijk saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Serikat Pekerja PLN di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Kamis, 25 Juni 2026. Menurut dia, PLN tidak hanya berfungsi sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai penopang utama keberlangsungan aktivitas ekonomi di tingkat nasional.
Ia menegaskan keandalan sistem kelistrikan menjadi salah satu faktor utama bagi pembangunan. Karena itu, ia meminta seluruh insan PLN, termasuk Serikat Pekerja PLN, tetap fokus menjaga pasokan listrik agar sistem nasional tetap berjalan stabil.
Dampak strategis bagi ketahanan negara
Lodewijk juga menyebut PLN dan pekerja sektor kelistrikan sebagai bagian dari komponen pendukung dalam sistem pertahanan negara. Menurut dia, peran bela negara tidak selalu diwujudkan dengan mengangkat senjata, tetapi juga dengan memastikan layanan vital seperti listrik tetap beroperasi saat negara menghadapi ancaman.Ia menilai sistem kelistrikan nasional memiliki tiga fungsi penting, yakni mendukung pembangunan nasional, menjadi obyek strategis penunjang ketahanan negara, dan menjadi fondasi transformasi digital pemerintah. Dalam pandangannya, gangguan terhadap infrastruktur energi dapat langsung memengaruhi ketahanan nasional, terlebih ketika dunia mulai memasuki era perang elektronik yang menempatkan aset energi sebagai elemen penting.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang rencana SoftBank mengincar saham di Tokyo Electric Power Co. (Tepco), kami menyoroti bagaimana kebutuhan listrik kini menjadi faktor penentu ekspansi pusat data dan ekosistem AI. Sorotan utama saat itu adalah pergeseran “perlombaan AI” dari sekadar chip dan model ke infrastruktur fisik—terutama akses daya yang besar dan stabil—yang membuat perusahaan utilitas semakin bernilai secara strategis.
Berita Israel Terbaru
- Forex
- Crypto