BRIS naik 5% seiring prospek fundamental dan minat investor asing menguat
Penguatan saham perbankan syariah mewarnai perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada Kamis, ketika BRIS ditutup naik 5% ke Rp 1.785 per saham. Kenaikan harian itu terjadi meski secara year to date saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk masih melemah 19,96%, mencerminkan fokus pasar pada fundamental dan prospek pertumbuhan perseroan.
Sorotan
- Saham BRIS naik 5% didorong prospek fundamental kuat dan meningkatnya minat investor asing pada sektor keuangan syariah Indonesia.
- Pangsa pasar perbankan syariah nasional terus meningkat, dengan BRIS sebagai pendorong utama pertumbuhan aset, pembiayaan, dan jumlah nasabah.
- BRIS didukung arah kebijakan, termasuk program Asta Cita Presiden Prabowo, untuk memperluas akses keuangan syariah dan penyaluran pembiayaan produktif.
Dukungan kebijakan dan ruang ekspansi
Rizky mengatakan posisi BRIS sebagai bank syariah terbesar di Indonesia masih membuka ruang pertumbuhan yang besar seiring meningkatnya penetrasi keuangan syariah nasional. Pangsa pasar perbankan syariah terhadap industri perbankan nasional terus meningkat, dan BRIS menjadi salah satu pendorong utama dari sisi aset, pembiayaan, maupun jumlah nasabah.Ia menambahkan jaringan yang luas dan ekosistem digital yang terus berkembang membantu BRIS menjangkau masyarakat yang sebelumnya belum tersentuh layanan perbankan, sekaligus nasabah yang mencari alternatif layanan keuangan berbasis syariah. Prospek perseroan juga mendapat dukungan dari arah kebijakan pemerintah, termasuk program Asta Cita Presiden Prabowo yang menempatkan penguatan ekonomi syariah sebagai salah satu pilar pembangunan nasional.
Dalam kerangka itu, BRIS diharapkan berperan lebih besar dalam menyalurkan pembiayaan produktif dan memperluas akses keuangan bagi pelaku UMKM serta masyarakat di daerah. Kombinasi fundamental yang kuat dan dukungan kebijakan tersebut menempatkan BRIS sebagai salah satu emiten yang dipantau investor di sektor keuangan Indonesia.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang ekspansi perbankan syariah di Indonesia, kami mengulas bagaimana industri tetap bertumbuh secara selektif di tengah tantangan ekonomi, dengan pangsa pasar mencapai 7,51% per Maret 2026. Kami juga menyoroti BRIS yang mencatat kenaikan dana pihak ketiga dan laba bersih pada kuartal I-2026, ditopang penguatan bisnis emas serta perluasan pembiayaan ke segmen wholesale sebagai sumber pertumbuhan baru.
Berita Bank of Israel Terbaru
- Forex
- Crypto