Ashutosh Sureka

Chandra Asri Pacific tuntaskan obligasi Rp6 triliun, free float naik jadi 25,7 persen

Chandra Asri Pacific tuntaskan obligasi Rp6 triliun, free float naik jadi 25,7 persen
Chandra Asri naikkan free float

PT Chandra Asri Pacific Tbk menuntaskan Program Obligasi Berkelanjutan V dengan total penerbitan Rp6 triliun di tengah minat investor yang tetap kuat terhadap prospek pertumbuhan perseroan. Tahap akhir penerbitan senilai Rp2,25 triliun mengalami kelebihan permintaan, sementara kenaikan porsi saham publik dinilai memperluas akses bagi investor institusi dan global.

Sorotan

  • Penyelesaian PUB V menandai berakhirnya penerbitan obligasi Chandra Asri Pacific dengan total nilai Rp6 triliun, dengan tahap akhir sebesar Rp2,25 triliun mengalami oversubscription.
  • Keberhasilan penerbitan obligasi menunjukkan kepercayaan investor terhadap kinerja, strategi bisnis, dan pengelolaan keuangan Chandra Asri Pacific yang disiplin.
  • Kenaikan free float saham TPIA menjadi 25,7 persen meningkatkan likuiditas perdagangan dan memperbesar peluang masuknya investor institusi, termasuk investor global.

Permintaan obligasi dan penguatan struktur pendanaan

Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, penyelesaian PUB V menandai berakhirnya rangkaian penerbitan obligasi Chandra Asri Pacific dengan total nilai Rp6 triliun. Penerbitan tahap akhir sebesar Rp2,25 triliun mencatat oversubscription, yang mencerminkan tingginya minat investor terhadap fundamental dan arah pertumbuhan perusahaan.

Group CFO dan Direktur Chandra Asri Group Andre Khor mengatakan keberhasilan penyelesaian PUB V menunjukkan kepercayaan investor terhadap kinerja, strategi bisnis, dan pengelolaan keuangan perseroan yang disiplin. Menurut dia, dukungan tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat operasional, menjaga ketahanan finansial, dan menjalankan strategi pertumbuhan jangka panjang.

Dampak free float bagi likuiditas saham

Di luar pasar obligasi, daya tarik investasi TPIA juga didorong oleh kenaikan porsi saham publik atau free float menjadi sekitar 25,7 persen. Kondisi ini dinilai dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham dan memperbesar peluang masuknya investor institusi, termasuk investor global.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta menilai kenaikan free float menjadi sinyal positif bagi pelaku pasar karena membuat saham TPIA lebih aktif diperdagangkan dan lebih sesuai dengan kriteria investasi institusi. Ia mengatakan investor institusi seperti dana pensiun, manajer investasi, hingga global fund umumnya mempertimbangkan tingkat free float sebagai salah satu indikator sebelum berinvestasi.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang dampak kenaikan BI Rate ke 5,75% terhadap strategi investasi dana pensiun, kami mengulas bagaimana suku bunga yang lebih tinggi dapat memengaruhi portofolio pendapatan tetap dan pasar uang. Kami juga menyoroti data OJK yang menunjukkan dominasi penempatan pada Surat Berharga Negara serta tantangan volatilitas pasar dan tekanan geopolitik yang dapat membentuk keputusan alokasi aset ke depan.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.