Ashutosh Sureka

DPR dan pemerintah intensifkan rapat tertutup untuk koordinasi isu ekonomi dan ketenagakerjaan

DPR dan pemerintah intensifkan rapat tertutup untuk koordinasi isu ekonomi dan ketenagakerjaan
Rapat tertutup DPR-pemerintah

Koordinasi antara DPR dan pemerintah belakangan ini makin sering berlangsung secara tertutup di Gedung Parlemen RI untuk membahas sejumlah agenda ekonomi. Dalam rentang Juni 2026, forum itu mencakup pembahasan pertumbuhan ekonomi, ancaman PHK di berbagai sektor industri, anggaran Badan Gizi Nasional, hingga pelemahan rupiah.

Sorotan

  • DPR dan pemerintah mengintensifkan rapat tertutup sepanjang Juni 2026, melibatkan pejabat kunci lintas Kementerian dan sektor guna membahas pertumbuhan ekonomi.
  • Rapat koordinasi pada 26 Juni 2026 melibatkan pemerintah dan organisasi buruh untuk membahas mitigasi ancaman pemutusan hubungan kerja di sektor industri utama.
  • Fokus rapat mempertegas upaya sinkronisasi lintas lembaga dalam menghadapi tekanan kebijakan ekonomi, pengelolaan anggaran publik, dan stabilitas nilai tukar rupiah.

Rangkaian pertemuan tertutup pada Juni 2026

Seperti dilaporkan Kompas.com, DPR dan pemerintah pada Senin, 29 Juni 2026, menggelar rapat tertutup untuk membahas pertumbuhan ekonomi dengan kehadiran sejumlah pejabat lintas lembaga. Hadir dalam pertemuan itu antara lain Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, anggota Komisi XI DPR, para Wakil Ketua DPR, serta perwakilan Pertamina dan Pertagas.

Dasco menyatakan rapat tersebut merupakan rapat koordinasi untuk pertumbuhan ekonomi sekaligus mitigasi atas sejumlah perkembangan yang terjadi belakangan ini. Ia juga menegaskan forum bersama pemerintah itu bukan rapat komisi dan bukan rapat dengar pendapat.

Sebelumnya, pada Jumat, 26 Juni 2026, DPR, pemerintah, dan organisasi buruh juga menggelar rapat koordinasi untuk membahas langkah mitigasi terhadap ancaman pemutusan hubungan kerja yang berpotensi muncul di sejumlah sektor industri. Pertemuan itu dihadiri Dasco, Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal, Prasetyo Hadi selaku Ketua Satgas Mitigasi PHK, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, Desk Ketenagakerjaan Polri, serta Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal.

Dampak bagi tata kelola kebijakan ekonomi

Rangkaian rapat tertutup itu menunjukkan DPR dan pemerintah sedang memperkuat sinkronisasi lintas lembaga dalam merespons isu ekonomi yang dinilai mendesak. Fokus pembahasannya mencerminkan tekanan kebijakan yang luas, mulai dari menjaga pertumbuhan, meredam risiko PHK, mengelola anggaran program publik, hingga memantau stabilitas nilai tukar.

Contoh lain terlihat pada 15 Juni 2026 saat Komisi IX DPR menggelar rapat tertutup bersama Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang dan jajarannya untuk membahas anggaran lembaga penyelenggara program Makan Bergizi Gratis. Pada Sabtu, 6 Juni 2026, DPR dan pemerintah juga mengadakan pertemuan tertutup di hari libur untuk membahas perkembangan ekonomi di tengah pelemahan rupiah, dengan kehadiran antara lain Dasco, Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Dalam laporan kami sebelumnya tentang koordinasi kebijakan ekonomi untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah gejolak global, kami menyoroti upaya pemerintah menyelaraskan langkah fiskal dan moneter guna menahan tekanan arus modal keluar serta menjaga kepercayaan investor. Pembahasannya juga menyinggung prospek pertumbuhan, penguatan daya tarik instrumen rupiah, dan strategi memperluas akses pasar—including percepatan aksesi Indonesia ke OECD—sebagai bantalan menghadapi risiko eksternal.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.