Kafe de'Clan Cipete tutup setelah penggeledahan terkait penyidikan korupsi dan TPPU
Sehari setelah penggeledahan polisi, Restoran de'Clan Signature di Cipete Raya, Jakarta Selatan, terlihat tutup dan minim aktivitas pada Kamis pagi, 9 Juli 2026. Lokasi ini sebelumnya menjadi salah satu titik penggeledahan dalam penyidikan dugaan korupsi, tindak pidana pencucian uang, dan suap, dengan temuan uang tunai Rp 67 miliar di dalam brankas.
Sorotan
- Kafe de'Clan Cipete tutup total sejak penggeledahan 8 Juli 2026, berbeda dari jam operasional normal yang biasanya mulai pukul 07.00 WIB.
- Tim gabungan Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri menyita area brankas dalam rangka penyidikan kasus korupsi dan TPPU, pemasangan garis polisi hanya di area dalam lantai dua.
- Penggeledahan turut dilakukan di Point Money Changer yang berdampingan dengan kafe, dan sempat menyebabkan penjagaan polisi bersenjata hingga malam hari di kawasan Cipete.
Kondisi operasional usai penggeledahan
Seperti dilaporkan Kompas.com, gerbang depan dan pintu masuk utama restoran pada pukul 09.30 WIB terlihat tertutup rapat, sementara lampu papan nama di bagian luar juga tidak dinyalakan. Kondisi itu berbeda dari jam operasional normal yang tercantum di laman resmi kafe, yang biasanya dimulai pada pukul 07.00 WIB.Tidak terlihat aktivitas operasional seperti biasanya di area teras, lantai satu, maupun lantai dua restoran. Meski demikian, sedikitnya sembilan sepeda motor dan dua mobil masih terparkir di area depan, yang menurut keterangan warga sekitar telah berada di lokasi sejak Rabu malam.
Dari luar bangunan tidak tampak garis polisi terpasang di area depan restoran. Namun, beberapa orang masih terlihat beraktivitas di lantai satu, sementara seorang petugas keamanan di sekitar lokasi menyebut garis polisi dipasang di bagian dalam, di area brankas pada lantai dua.
Dampak penyidikan pada area Cipete
Penggeledahan di de'Clan Signature dilakukan sejak Rabu sore, 8 Juli 2026, hingga tengah malam dan menjadi bagian dari penyidikan yang melibatkan tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dan Kortas Tipidkor Bareskrim Polri. Selain restoran tersebut, penyidik juga menggeledah Point Money Changer yang berada tepat di sebelah lokasi.Rangkaian penggeledahan itu menarik perhatian warga sekitar, terlebih karena pada Rabu siang hingga malam belasan personel polisi bersenjata berjaga di kawasan tersebut. Pada Kamis pagi, penjagaan ketat itu sudah tidak lagi terlihat, meski aktivitas di dalam bangunan belum sepenuhnya berhenti.
Penggeledahan polisi di restoran de Clan dan money changer di Cipete sebelumnya kami soroti sebagai bagian dari penyidikan dugaan korupsi, pencucian uang, dan suap yang terkait sejumlah perkara besar pada periode 2020–2025. Dalam laporan itu, penyidik menyita uang dan dokumen bernilai hampir Rp60 miliar dari restoran serta Rp7,2 miliar dari money changer, termasuk temuan brankas dan pemeriksaan saksi. Operasi serentak di belasan titik juga mengindikasikan penelusuran aliran dana yang lebih luas dan potensi peningkatan pengawasan transaksi lintas mata uang.
Berita Excellence Trade Terbaru
- Forex
- Crypto