Ashutosh Sureka

De'Clan Signature Cipete tetap beroperasi terbatas di tengah penyidikan TPPU

De'Clan Signature Cipete tetap beroperasi terbatas di tengah penyidikan TPPU
De'Clan tetap buka terbatas

Status operasional Cafe de'Clan Signature di Cipete menjadi sorotan setelah penyidik menyita sekitar Rp 67 miliar dalam perkara dugaan korupsi, suap, dan tindak pidana pencucian uang. Area restoran di lantai satu tetap boleh digunakan, sementara lantai dua yang difungsikan sebagai kantor ditetapkan dalam status quo untuk kepentingan penyidikan.

Sorotan

  • Polda Metro Jaya hanya membatasi akses ke lantai dua de'Clan Signature Cipete yang digunakan sebagai kantor terkait penyidikan TPPU, korupsi, dan suap.
  • Restoran di lantai satu legal tetap beroperasi, namun pada 9 Juli 2026 pagi terlihat tutup dengan gerbang dan pintu utama tertutup serta papan nama tidak menyala.
  • Penggeledahan terhadap de'Clan Signature dan Point Money Changer dilakukan tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dan Kortas Tipidkor Bareskrim Polri.

Status operasional dan ruang yang dibatasi

Seperti dilaporkan Kompas.com, Polda Metro Jaya tidak menyegel seluruh bangunan de'Clan Signature di Cipete, Jakarta Selatan, meski penggeledahan terkait dugaan TPPU, korupsi, dan suap berlangsung di lokasi tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan operasional lantai satu dikembalikan kepada manajemen, sedangkan lantai dua yang digunakan sebagai kantor menjadi bagian yang ditetapkan status quo. Menurut dia, pembatasan itu hanya berlaku pada area yang berkaitan langsung dengan proses penyidikan.

Dengan demikian, aktivitas restoran di lantai satu secara hukum tidak ikut dibatasi karena tidak terkait langsung dengan perkara yang sedang diusut penyidik.

Kondisi lokasi sehari setelah penggeledahan

Pada Kamis, 9 Juli 2026 pagi, restoran justru tampak tidak beroperasi meski area lantai satu diperbolehkan tetap berjalan. Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB, gerbang depan dan pintu masuk utama tertutup, sementara lampu papan nama restoran juga tidak menyala.

Berdasarkan informasi di laman resmi restoran, de'Clan Signature biasanya mulai beroperasi pukul 07.00 WIB. Meski begitu, sejumlah kendaraan masih terlihat terparkir di depan lokasi, dan beberapa orang masih tampak beraktivitas di lantai satu bangunan.

Seorang petugas keamanan di sekitar lokasi menyatakan garis polisi terpasang di bagian dalam, tepatnya di area brankas di lantai dua. Aparat bersenjata yang terlihat saat penggeledahan pada Rabu malam juga tidak lagi tampak berjaga pada Kamis pagi.

Sebelumnya, tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dan Kortas Tipidkor Bareskrim Polri menggeledah restoran de'Clan serta Point Money Changer yang berada di sebelahnya.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang penggeledahan polisi di Restoran de'Clan Signature dan Point Money Changer di Cipete, penyidik menelusuri dugaan korupsi, TPPU, dan suap yang disertai penyitaan uang tunai dalam jumlah besar dari brankas serta sejumlah dokumen. Laporan itu juga mencatat pemasangan garis polisi yang terfokus pada area tertentu di lantai dua dan adanya dampak operasional di lokasi sehari setelah penggeledahan.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.