Sitaan emas 74 kg dalam penggeledahan Polri di Sentul bernilai sekitar Rp 190 miliar
Penggeledahan rumah di kawasan Sentul, Bogor, terkait dugaan korupsi batu bara yang menyeret PLN, Asabri, dan Krakatau Steel menghasilkan penyitaan emas batangan total 74 kilogram. Dengan acuan harga dasar Logam Mulia pada Kamis pagi, nilai indikatif aset tersebut mencapai sekitar Rp 190,4 miliar, di luar temuan valuta asing dan brankas tersembunyi.
Sorotan
- Kortas Tipidkor Polri menyita emas batangan 74 kg senilai sekitar Rp 190 miliar dalam penggeledahan rumah di Sentul pada 8/7/2026.
- Penyitaan juga melibatkan uang dollar U.S., dollar Singapura, dan brankas tersembunyi, menandai besarnya skala aset perkara dugaan korupsi batu bara.
- Harga emas dunia melemah pada 9/7/2026, sementara perak turun 2,6 persen, platinum 4,1 persen, dan paladium 4,9 persen.
Rincian temuan dan nilai sitaan
Seperti diberitakan Kompas, Kortas Tindak Pidana Korupsi Polri menyita emas batangan 74 kilogram dalam penggeledahan sebuah rumah di Sentul, Bogor, pada Rabu, 8/7/2026. Dalam tayangan YouTube Kompas TV yang dirujuk dalam laporan itu, personel menemukan emas tersebut di enam koper, bersama uang dalam dollar U.S. dan dollar Singapura.Penggeledahan itu juga mengungkap sebuah brankas besar setinggi sekitar dua meter yang disembunyikan di balik dinding berlapis kayu. Kepala Kortas Tipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto menyatakan kepemilikan rumah tersebut masih didalami dan belum diungkap.
Berdasarkan laman Logam Mulia per Kamis, 9/7/2026 pukul 8.30 WIB, harga dasar emas 1 gram tercatat Rp 2.633.000, sedangkan harga dasar 1 kilogram mencapai Rp 2.573.600.000. Dengan patokan itu, 74 kilogram emas yang disita bernilai sekitar Rp 190.446.400.000, atau sekitar Rp 190 miliar.
Implikasi kasus dan konteks pasar logam mulia
Besarnya nilai sitaan menandai potensi skala aset yang sedang ditelusuri penyidik dalam perkara dugaan korupsi batu bara. Temuan emas batangan, valuta asing, dan brankas tersembunyi memperlihatkan bahwa penelusuran aset menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan perkara.Di luar perkembangan penyidikan, emas tetap dikenal luas sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi. Namun, harga emas dunia melemah pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat atau Kamis pagi WIB, setelah Presiden U.S. Donald Trump menyatakan kesepakatan sementara untuk mengakhiri konflik dengan Iran telah berakhir, yang memicu kenaikan harga minyak dan kekhawatiran inflasi.
Logam mulia lain juga bergerak turun. Harga perak turun 2,6 persen menjadi 58,45 dollar U.S. per ons, platinum turun 4,1 persen menjadi 1.574,03 dollar U.S. per ons, dan paladium merosot 4,9 persen menjadi 1.214,96 dollar U.S. per ons.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang penyitaan 74 kilogram emas batangan di Sentul, penyidik juga menemukan valas dolar Singapura dan dolar U.S. di dalam brankas tersembunyi yang diduga terkait rangkaian perkara korupsi, TPPU, dan suap. Artikel itu menyoroti bagaimana temuan tersebut memperluas penelusuran aliran dana dan aset, termasuk kaitannya dengan penggeledahan lain seperti di money changer Cipete.
Berita Gold Terbaru
- Forex
- Crypto