Ashutosh Sureka

BUMN pertahanan dan Garuda ditahan dari rencana penjualan asing, Prabowo dorong pemulihan operasi

BUMN pertahanan dan Garuda ditahan dari rencana penjualan asing, Prabowo dorong pemulihan operasi
BUMN pertahanan diselamatkan

Pemerintah menegaskan BUMN strategis di sektor pertahanan dan penerbangan tetap dipertahankan di bawah kendali nasional di tengah upaya memperkuat industri dalam negeri. Prabowo Subianto menyatakan PT PAL Indonesia, PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, dan PT Garuda Indonesia sempat hampir dijual ke pihak asing, tetapi kini diarahkan untuk dibangkitkan kembali.

Sorotan

  • Presiden Prabowo Subianto menegaskan larangan penjualan BUMN strategis di sektor pertahanan dan Garuda Indonesia kepada investor asing per 10 Juli 2026.
  • PT Pindad memperoleh kontrak senapan dan senapan mesin dari Arab Saudi, memperkuat posisi industri pertahanan domestik sebagai basis produksi nasional.
  • PT Garuda Indonesia mulai menujukkan tanda pemulihan dan diproyeksi mencatat keuntungan bulan depan setelah puluhan tahun merugi.

Arah kebijakan untuk aset strategis

Seperti dilaporkan Kompas.com, pernyataan itu disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto saat meresmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Jumat (10/7/2026). Ia mengatakan sejumlah perusahaan BUMN strategis, termasuk di industri pertahanan, sebelumnya hampir dijual ke pihak asing, namun langkah tersebut dilarang dan pemerintah kini berfokus pada pemulihan perusahaan-perusahaan itu.

Prabowo menyebut PT PAL Indonesia kini sudah mampu membuat kapal perang dan kapal selam yang canggih. Ia juga mengatakan PT Pindad baru menerima laporan kontrak dari Arab Saudi untuk pembangunan seluruh senapan dan senapan mesin bagi tentara negara tersebut.

Menurut Prabowo, kualitas senjata buatan Pindad juga tercermin dari prestasi prajurit TNI yang berulang kali menjadi juara umum dalam pertandingan menembak di Australia. Ia menilai capaian itu memperkuat posisi industri pertahanan nasional sebagai basis produksi yang layak dikembangkan, bukan dilepas ke investor asing.

Dampak bagi industri pertahanan dan penerbangan

Di luar sektor pertahanan, Prabowo menegaskan PT Garuda Indonesia juga tidak boleh dijual. Ia menyatakan maskapai nasional itu mulai bangkit dan optimistis pada bulan depan perusahaan tersebut mulai mencatat keuntungan setelah puluhan tahun merugi.

Pernyataan itu menunjukkan pemerintah menempatkan BUMN strategis sebagai instrumen industri dan kedaulatan ekonomi, terutama pada sektor yang berkaitan dengan pertahanan serta konektivitas nasional. Jika pemulihan operasi dan kontrak baru berlanjut, kebijakan ini dapat memperkuat kapasitas manufaktur pertahanan domestik sekaligus menopang perbaikan kinerja maskapai pelat merah.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang pertemuan Prabowo Subianto dengan Thaksin, Yingluck, dan Paetongtarn Shinawatra di kantor Danantara, kami menyoroti fokus pembahasan pada penguatan investasi serta strategi pengelolaan aset untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Kehadiran pimpinan Danantara menunjukkan agenda yang dibahas bersifat praktis—dari kelembagaan investasi hingga peluang ekspansi jejaring ekonomi Indonesia—bukan sekadar pertemuan diplomatik.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.