BEI catat IHSG naik 0,83 persen, rata-rata transaksi harian turun pada pekan 6-10 Juli

BEI catat IHSG naik 0,83 persen, rata-rata transaksi harian turun pada pekan 6-10 Juli
IHSG naik, transaksi turun

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia selama 6 hingga 10 Juli 2026 menunjukkan penguatan indeks di tengah fase konsolidasi pasar modal domestik. Kenaikan IHSG ke level 5.924 juga disertai kenaikan kapitalisasi pasar, meski rata-rata nilai transaksi harian melemah dibandingkan pekan sebelumnya.

Sorotan

  • IHSG naik 0,83 persen ke level 5.924 dan kapitalisasi pasar BEI naik 0,51 persen menjadi Rp10.340 triliun pada pekan 6–10 Juli 2026.
  • Rata-rata frekuensi transaksi harian melonjak 29,69 persen menjadi 1,87 juta kali, dengan volume harian naik 16,83 persen ke 20,49 miliar saham.
  • Rata-rata nilai transaksi harian turun 8,88 persen menjadi Rp10,27 triliun, menandakan pemulihan minat investor masih bertahap meski aktivitas tetap tinggi.

Kinerja perdagangan dan data mingguan

Seperti disampaikan Okezone Economy mengutip Bursa Efek Indonesia melalui keterangan Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, pergerakan IHSG selama sepekan naik 0,83 persen menjadi 5.924 dari 5.875 pada pekan sebelumnya. Penguatan itu terjadi pada periode perdagangan 6 hingga 10 Juli 2026 dan mencerminkan mayoritas penutupan positif pada akhir pekan.

Nilai kapitalisasi pasar BEI juga naik 0,51 persen menjadi Rp10.340 triliun, dari Rp10.287 triliun pada pekan sebelumnya. Kenaikan indeks dan kapitalisasi pasar ini mengindikasikan kembali menguatnya minat investor di pasar saham domestik.

Berdasarkan statistik mingguan BEI, rata-rata frekuensi transaksi harian melonjak 29,69 persen menjadi 1,87 juta kali dari 1,44 juta kali transaksi. Rata-rata volume transaksi harian juga meningkat 16,83 persen menjadi 20,49 miliar saham dari 17,54 miliar saham pada pekan sebelumnya.

Dampak bagi sentimen pasar domestik

Di tengah penguatan sejumlah indikator operasional, rata-rata nilai transaksi harian justru turun 8,88 persen menjadi Rp10,27 triliun dari Rp11,27 triliun. Kondisi ini menunjukkan aktivitas perdagangan tetap ramai dari sisi frekuensi dan volume, tetapi nilai dana yang berpindah tangan per hari melemah dibandingkan pekan sebelumnya.

Bagi pasar modal Indonesia, kombinasi kenaikan IHSG, bertambahnya kapitalisasi pasar, dan lonjakan frekuensi transaksi memperlihatkan sentimen yang membaik pada awal Juli 2026. Namun penurunan nilai transaksi harian menandakan pemulihan kepercayaan investor masih berlangsung bertahap di tengah konsolidasi pasar.

Dalam ulasan kami sebelumnya tentang penutupan IHSG pada 10 Juli 2026, indeks berakhir menguat tipis ke level 5.924 dengan mayoritas sektor berada di zona hijau, disertai aktivitas perdagangan yang cukup ramai. Artikel tersebut juga menyoroti penguatan indeks LQ45 dan JII serta pergerakan saham-saham yang mencatat kenaikan terbesar pada hari itu.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.